TopCareerID

Pentingnya Tidur Nyenyak di Tengah Pandemi Corona

Ilustrasi: Garnier

Topcareer.id – Salah satu hal penting yang digaungkan selama pandemi virus corona adalah menjaga tubuh untuk tetap sehat, dengan memiliki sistem imun yang kuat.

Salah satu cara membuat sistem kekebalan tubuh sekuat mungkin, yakni memastikan dirimu mendapat tidur malam yang nyenyak.

Patrick McNamara, dari Psychology Today, menekankan bahwa mendapatkan kualitas tidur harus ditambahkan ke daftar tindakan pencegahanmu.

“Tidur yang cukup dapat membantu melindungimu dari semua jenis infeksi dan virus umum. Tidur memperkuat kapasitas tubuhmu untuk melawan semua jenis patogen. Kami membutuhkan semua bantuan yang bisa kami dapatkan dalam memerangi wabah virus corona ini,” tulis McNamara dikutip dari The Ladders.

Kekuatan sistem kekebalan tubuh secara langsung terkait dengan kualitas dan jumlah tidur yang kamu terima, menurut Mayo Clinic.

Studi menunjukkan bahwa orang dewasa yang tidak mendapatkan cukup tidur lebih cenderung sakit setelah terkena virus. Selain itu, kurang tidur juga mempengaruhi seberapa cepat dirimu pulih saat sakit.

Saat tidur, sistem kekebalan tubuh melepaskan protein yang disebut sitokin, yang perlu ditingkatkan ketika kamu mengalami infeksi atau peradangan.

Kurang tidur kemungkinan akan mengurangi produksi sitokin pelindung ini. Jadi ketika kamu tidak menerima cukup tidur, antibodi dan sel yang melawan infeksi akan berkurang.

Cara mendapatkan tidur malam terbaik

  1. Jadikan kamar tidurmu sejuk dan gelap, Bagi kebanyakan orang, suhu ideal untuk tidur adalah antara 60 dan 67 derajat Fahrenheit.
  2. Gunakan tempat tidur hanya untuk tidur. Melakukan aktivitas lain di tempat tidurmu, seperti menonton Netflix, dapat membingungkan tubuh dan otakmu.
  3. Jangan mengonsumsi kafein setelah makan siang. Kafein memiliki waktu paruh enam jam, jadi sebenarnya dibutuhkan 24 jam penuh untuk keluar dari sistem tubuhmu. Bahkan jika kamu minum secangkir kopi pada pukul 8 pagi, kamu masih akan memiliki 25% kafein dalam tubuh pada pukul 8 malam. Setiap kafein yang diminum di sore hari akan tetap memiliki kekuatan 50% pada saat kamu siap untuk tidur.
  4. Hindari layar smartphone/laptop selama setidaknya satu jam sebelum kamu berencana untuk menyalakannya. Cahaya biru yang dipancarkan oleh layar pada ponsel, komputer, dan tablet, dan televisi diketahui menghambat produksi melatonin. Melatonin adalah hormon yang mengendalikan ritme sirkadian. Mengurangi melatonin dengan menggunakan layarmu akan membuatmu sulit untuk mendapat tidur nyenyak.
  5. Jangan tertidur dengan televisi menyala. Cahaya dari layar televisi menembus melalui kelopak matamu, yang berarti bahwa otakmu masih memroses cahaya tersebut. Kebingungan itu menyebabkan otak kesulitan mencapai tahap yang lebih menyegarkan dari tidur nyenyak.
  6. Pelacakan tidur dapat membantumu menjalani rutinitas tidur yang lebih sehat. Dalam sebuah penelitian, 60% responden mengatakan bahwa melacak tidur mereka bermanfaat sampai taraf tertentu.

The Sleep Foundation merekomendasikan agar orang dewasa berusia antara 18 dan 64 memiliki tujuh hingga sembilan jam tidur per malam.

Sementara orang dewasa yang berusia 65 dan lebih tua, harus memiliki tujuh hingga delapan jam tidur per malam.

Editor: Feby Ferdian

Exit mobile version