Topcareer.id – Kota New York jadi pusat penyebaran corona di Amerika saat ini. Rumah sakit di seantero kota mengatakan kekurangan ventilator yang amat vital bagi merawat pasien covid-19 yang sakit parah. CEO Tesla Elon Musk tak tinggal diam. Ia mengatakan bahwa batch pertama dari mesin yang ventilator yang disumbangkan dikirimkan Jumat (27/3) lalu.
Ventilator dibeli dari pabrik yang disetujui pemerintah AS di China. Walikota New York City, Bill de Blasio, mengucapkan terima kasih kepada Musk pada tulisan Twitter-nya. “Kami sangat berterima kasih.”
“Kami membutuhkan setiap ventilator yang bisa kami tangani beberapa minggu ke depan untuk menyelamatkan nyawa,” tweet-nya.
Ventilator akan disumbangkan ke rumah sakit di New York City dan di seluruh negara bagian New York.
Baca juga: Tesla Buka Loker, Elon Musk: Saya Tak Peduli Meski Hanya Lulusan SMA
Mengutip Bbc, Rabu (1/4/2020) New York memiliki jumlah kasus Covid-19 tertinggi di AS. Pada hari Kamis (26/3), AS secara resmi menjadi negara dengan kasus Covid-19 yang dikonfirmasi paling tinggi secara global.
Ventilator diperlukan karena virus menyerang paru-paru. Para pasien akan membutuhkan ventilator untuk bernafas. Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan negara bagian yang dipimpinnya membutuhkan 30.000 ventilator untuk persiapan menghadapi puncak pandemi.
Elon Musk membeli 1.255 ventilator dari tiga produsen – ResMed, Philips dan Medtronic. Dia mengatakan perusahaannya akan memberikan semua ventilatornya.
Awal April ini, Elon Musk juga berjanji untuk membuka kembali pabrik Tesla di Buffalo, New York yang menggunakan tenaga surya dan akan menngoperasikannya kembali untuk memproduksi ventilator tambahan.
“Giga New York akan dibuka kembali untuk produksi ventilator sesegera mungkin. Kami akan melakukan apa saja dengan kekuatan kami untuk membantu warga New York,” tulis Musk di Twitter.
Sumbangan ini tampaknya menandai perubahan dalam pandangan Elom Musk tentang virus corona. Pada awal Maret ia men-tweet bahwa kepanikan terhadap wabah Covid-19 adalah “bodoh”. Dalam tweet lain ia menyampaikan anak-anak “pada dasarnya kebal” terhadap virus. Dan itu salah.
Tesla bukan satu-satunya produsen mobil AS yang menawarkan ventilator dan perlengkapan rumah sakit lain yang dibutuhkan. Ford dan General Motors (Chevrolet) juga berniat untuk melakukannya. *
Editor: Ade Irwansyah