TopCareerID

Cara Belanja Aman dari Tertular Corona Menurut Ahli Kesehatan

Panic buying warga Malaysia, 16 Maret 2020. (dok. Malay Mail)

Topcareer.id – Toko kebutuhan pokok selama pandemi virus corona tetap buka dan memberikan pelayanan walaupun penyebaran COVID-19 terus meluas.

Untuk mengetahui dengan tepat tindakan pencegahan apa yang harus kamu lakukan saat berbelanja agar tetap aman dari penyebaran virus corona, mengutip laman Businessinsider.sg, Kamis (2/4/2020) berikut caranya menurut para ahli.

Eric Cioe-Peña, seorang direktur kesehatan global di Northwell Health dan asisten profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Donald And Barbara Zucker di Universitas Hofstra, mengatakan bahwa meskipun minimarket dan supermarket dianggap penting, itu tidak berarti orang mendapatkan izin untuk tidak menjaga aturan social distancing.

Baca juga: Perkembangan Vaksin Corona dari Amerika Serikat: Sudah Sesuai Jalur

Jaimie Meyer, seorang asisten profesor kedokteran dan asisten profesor klinis keperawatan di Yale School of Medicine, menyarankan agar belanja menggunakan jasa pengiriman dari toko jika memungkinkan.

Kedua ahli ini mengatakan bahwa di dalam toko, tindakan paling vital yang dapat dilakukan saat belanja untuk menghindari infeksi adalah menghindari orang lain dan mencuci tangan dengan sabun begitu tiba di rumah.

Saat di dalam toko

Penting juga untuk memastikan membersihkan permukaan seperti pegangan troli belanja ataupun handle keranjang belanja sebelum kamu gunakan untuk menempatkan belanjaan.

“Cobalah untuk pergi pada waktu yang kurang ramai sehingga kamu dapat mempertahankan aturan social distancing sejauh setidaknya satu setengah meter,” kata Meyer.

Di dalam toko, jika kamu harus menyentuh permukaan seperti gagang pintu freezer atau mesin EDC saat melakukan pembayaran menggunakan kartu di kasir, tutupi tangan dengan tissue atau saputangan.

Baca juga: Peneliti MIT: Tetesan Bersin Orang Terjangkit Corona Capai 8 Meter

Masih banyak orang-orang khawatir mendapatkan penularan virus COVID-19 dari bahan makanan yang mereka beli di toko. Ada anggapan jika seseorang bersin saat berbelanja, bisa saja dropletnya langsung menempel ke makanan yang dipajang di etalase. Jika pun ada dan virus itu termakan, virus tersebut tidak akan sanggup bertahan hidup menghadapi tingkat asam lambung yang tinggi.

Jadi kamu tidak akan mendapatkan penularan virus dari memakan makanan yang kamu curigai tersebut. “Masih belum ada bukti bahwa makanan atau kemasan makanan dikaitkan dengan penularan penyakit,” kata Meyer.

Tetapi Meyer masih menyarankan untuk mencuci tangan sesering mungkin setelah berurusan dengan kemasan makanan yang baru dibeli. Cioe-Peña, di sisi lain, merekomendasikan pengaturan area sanitasi untuk bahan makanan dan menyeka setiap kemasan produk dengan sabun dan air.

“Ini mungkin sedikit berlebihan, tetapi ada viral fomites – permukaan tempat virus dapat hidup – dan virus ini sepertinya menyukai plastik dan logam. Jadi saya pikir penting bagi wadah plastik yang telah ditangani di supermarket oleh orang lain untuk dibersihkan sebelum disimpan di rumah, kata “Cioe-Peña.

Terlepas dari cara mana yang kamu inginterapkan dari saran ke dua ahli tersebut, virus hanya dapat ditularkan melalui permukaan jika tangan seseorang menyentuh permukaan yang terinfeksi, kemudian menyentuh wajah.

Maka dari itu kamu harus selalu mencuci tangan setelah pergi berbelanja, terlepas dari apakah pihak toko mendisinfeksi sendiri bahan makanan yang mereka jual. *

Editor: Ade Irwansyah

Exit mobile version