Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, April 21, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Perbedaan Mudik dan Pulang Kampung Menurut Jokowi

Presiden Joko Widodo. Dok. Setpres

Topcareer.id – Presiden Jokowi resmi mengumumkan larangan mudik bagi Aparatur Negeri Sipil (ASN), TNI, Polri, pegawai BUMN, hingga seluruh lapisan masyarakat.

Dalam sebuah wawancara yang disiarkan di akun YouTube Najwa Shihab, pada Hari (23/4) ini, Jokowi sempat ditanya perihal data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menyebut ada 1 juta orang yang curi start mudik. Di mana, 900 ribu di antaranya telah tersebar ke berbagai daerah.

“Apakah ini berarti memang keputusan melarang itu, yang baru akan dikeluarkan melihat situasi, tapi faktanya sudah terjadi penyebaran di daerah?,” tanya Najwa Shihab di video tersebut.

Baca juga: Warga di Wilayah Ini yang Dilarang Mudik Jokowi

Jokowi menjawab, data yang dibeberkan adalah jumlah orang yang pulang ke kampung halaman, bukan jumlah pemudik.

“Kalau itu bukan mudik, itu namanya pulang kampung, memang bekerja di Jabodetabek, di sini sudah tidak ada pekerjaan, ya mereka pulang. Karena anak-istrinya ada di kampung,” ujar Jokowi.

“Kalau mudik itu di hari lebarannya, beda, untuk merayakan Idul Fitri,”

Baca juga: Jokowi Resmi Larang Warga Mudik Lebaran

Seperti diketahui, Kebijakan larangan mudik yang diambil Presiden merujuk kajian yang ada di lapangan, serta hasil survei dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menunjukkan 68% masyarakat tidak mudik, 24% ingin mudik, dan 7% sudah mudik.

Sebelumnya, pemerintah juga telah menetapkan larangan mudik bagi para ASN, TNI, Polri, serta pegawai BUMN dan anak perusahaannya. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

Editor: Feby Ferdian

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan