TopCareerID

Covid-19 Selamanya Ubah Hubungan Perusahaan dan Karyawan. Ini 5 Normalitas Barunya

Ilustrasi. (dok. Multibriefs)

Topcareer.id – Tidak dapat disangkal pandemi Covid-19 secara permanen mengubah cara bekerja. Kamu tidak perlu melihat terlalu jauh bagaimana perubahannya. Kemampuan untuk bekerja dari rumah atau WFH sekarang dapat dianggap sebagai fitur penting dari tempat kerja modern.

Sepanjang masa pandemi manajer SDM dan eksekutif di seluruh Australia tengah hangat membicarakan perubahan ini. Tema umum yang keluar dari percakapan itu adalah tentang seperti apa transisi kembali ke tempat kerja nantinya.

Perusahaan harus bertujuan untuk menjaga beberapa norma baru yang ditetapkan selama periode ini. Kembali ke cara lama tidak hanya bisa mengirim budaya perusahaan mundur, tetapi juga merusak kepercayaan karyawan dan pengusaha yang telah dikumpulkan satu sama lain selama periode ini.

Baca juga: Pengecekan Kesehatan Bakal Jadi Normalitas Baru di Kantor

Dikutip dari Dynamicbusiness.com.au,i berikut ini lima norma tempat kerja baru yang sebaiknya ditegakkan oleh perusahaan setelah pandemi virus corona mereda.

1) Komunikasi transparan, untuk karyawan dan pengusaha
Situasi suram yang ditimbulkan oleh Covid-19 kemungkinan telah membawa bentuk baru kejujuran. Majikan memberi karyawan mereka kepercayaan tentang bagaimana rencana mereka untuk menjalani periode ini. Sementara itu, karyawan menjadi lebih transparan tentang beban kerja mereka dan apa yang mereka lakukan setiap hari. Hal ini menyebabkan peningkatan produktivitas di seluruh tempat kerja di Australia,.

2) Mengintegrasikan kesehatan dan kesejahteraan ke tempat kerja
Sebelum Covid-19, beberapa perusahaan di Australia menawarkan keanggotaan kelas kebugaran sebagai fasilitas. Kebugaran digunakan sebagai bentuk pembangunan tim. Pandangan umum perusahaan tentang ini adalah bahwa karyawan yang lebih sehat adalah karyawan yang lebih produktif.

3) Perusahaan yang mengelola seluruh orang, dan bukan hanya pekerja
Covid-19 telah memberi perusahaan wawasan yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang kehidupan pribadi staf mereka. Di mana dulu kehidupan kerja dan kehidupan rumah tangga dipisahkan, sekarang mereka jalani bersamaan. Perusahaan mulai melihat orang lain di tempat kerja sebagai sesama manusia, bukan hanya sebagai manajer atau pekerja.

4) Merayakan keberhasilan melewati pandemi, dan mengenali nilai ‘terima kasih’
Perusahaan telah melakukan upaya untuk mengubah prestasi sehari-hari karyawan. Banyak juga yang secara pribadi berterima kasih kepada staf mereka atas upaya mereka dan jika memungkinkan, memberi penghargaan kepada mereka. Pandemi Covid-19 telah membuktikan nilai positif perusahaan, banyak perusahaan akan berusaha untuk meningkatkannya perhatian kepada karyawannya setelah pemulihan.

5) Mendengarkan staf, baik secara individu maupun kolektif
Pandemi virus corona telah membuat perusahaan lebih mendengarkan staf mereka. Dalam beberapa hal, kerja jarak jauh membuat ini lebih mudah. Banyak perusahaan menggunakan data update yang dilaporkan karyawannya untuk menggantikan ‘firasat’ mereka pada budaya kantor seperti biasa yang berpikir negatif karyawan tidak melakukan pekerjaan. *

Editor: Ade Irwansyah

Exit mobile version