Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Follow @topcareerid Instagram

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, June 2, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Bahaya di Balik Konsumsi Makanan Bersantan saat Lebaran

Sumber foto: klikdokter.com

Topcareer.id – Di bulan Ramadan hingga hari raya Idul Fitri, makanan bersantan seperti kolak, es pisang hijau, opor, rendang sampai gulai kambing, menjadi santapan nikmat yang sulit untuk ditolak.

Sekalipun menggugah selera, kamu harus tetap menahan diri kamu untuk tidak berlebihan mengonsumsi makanan yang dicampur dengan santan.

Sebab, bahan yang terkandung di dalam santan dapat menimbulkan efek buruk jika dikonsumsi secara berlebih. Seperti contohnya berikut ini:

Menyebabkan sembelit
Kamu pernah mengalami diare setelah mengonsumsi makanan atau minuman bersantan? Ya, serat yang tinggi dalam santan membuat perutmu kaget sehingga bereaksi terhadap pencernaan kamu.

Kolesterol
Sudah tahu belum, secangkir santan ternyata mengandung 40 gram lemak jenuh. Lemak inilah yang seringkali membuat seseorang terkena kolesterol tinggi dalam tubuh.

Berat badan naik
Tanpa kamu sadari, kandungan lemak jenuh dan kalori yang tinggi dapat membuat angka di timbangan jadi naik. Jadi, bagi kamu yang mau memiliki tubuh ideal, pastikan mengurangi makanan bersantan saat hari raya nanti.

Stroke ringan
Mengonsumsi santan secara terus menerus akan membuat lemak jahat mengendap, serta mengakibatkan penyumbatan aliran darah dan pembuluh arteri. Jika tidak diseimbangi dengan mengonsumsi air mineral yang cukup, stroke ringan bisa saja terjadi.

Editor: Feby Ferdian

the authorSherley Agnesia

Leave a Reply