Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, September 24, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Google Perpanjang Masa Kerja dari Rumah Hingga Juli 2021

Salah satu kantor Google di China. (dok, Abacus News)

Topcareer.id – Google umumkan bahwa karyawannya bisa terus bekerja dari rumah hingga Juli 2021. Pengumuman ini menjadikan Google sebagai perusahaan teknologi pertama yang memperpanjang sistem kerja jarak jauh hingga musim panas mendatang sebagai akibat pandemi virus corona.

“Untuk memberi karyawan kemampuan berencana ke depan, kami memperluas pekerja voluntir global dengan opsi kerja dari rumah hingga 30 Juni 2021 untuk peran yang tidak perlu dilakukan dalam kantor,” kata CEO Google Sundar Pichai dalam sebuah email kepada karyawan pada Senin(27/7/2020), dikutip dari laman CNBC.

Pengumuman ini memperpanjang pengaturan perusahaan sebelumnya bahwa pekerja akan kembali ke kantor pada Januari 2021.

Baca Juga: Cerita Pekerja Jakarta WFH dan WFO di Masa Pandemi

Perusahaan ini telah membuka kembali 42 kantor di seluruh dunia, CNN Business melaporkan, termasuk kantor-kantor kecil di negara-negara yang tidak terlalu terkena dampak pandemi, seperti Australia, Yunani dan Thailand.

Pichai dilaporkan terpengaruh untuk memperpanjang opsi jarak jauh sukarela setelah mempertimbangkan karyawan yang keluarganya harus merencanakan tahun akademik yang tidak pasti di mana melibatkan sekolah di rumah, serta penyewa yang perlu menentukan perjanjian sewa 12 bulan mereka berikutnya.

“Saya tahu ini tidak mudah,” tulis Pichai dalam memo staf. “Saya harap ini akan menawarkan fleksibilitas yang kalian butuhkan untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan menjaga diri dan orang yang kalian cintai selama 12 bulan ke depan.”

Google adalah salah satu perusahaan besar pertama yang merekomendasikan karyawan bekerja dari rumah pada awal Maret untuk mencegah penyebaran virus corona.

Menurut The Wall Street Journal, yang pertama kali melaporkan berita itu, perpanjangan ini akan mempengaruhi hampir semua 200.000 karyawan perusahaan Alphabet, termasuk pekerja kontrak dan pekerja penuh waktu, di kantor pusat perusahaan di Mountain View, California, dan kantor-kantor besar di Amerika Serikat, Inggris, India, Brasil, dan tempat lain.**(RW)

Leave a Reply