Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, October 1, 2020
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Sulitnya dapat SIM di Negara Ini. 3 Kali Gagal Tes Harus Jalani Tes Psikologi

Topcareer.id – Di kebanyakan negara, gagal dalam tes mengemudi praktis untuk mendapatkan Surat Ijin Mengemudi (SIM) bukanlah masalah besar, mereka hanya perlu mencobanya lagi dan lagi sampai lulus, bukan?

Tapi hal ini tidak berlaku di Swiss. Jika seseorang kebetulan pindah ke Swiss dan berasal dari negara dimana mendapatkan SIM adalah hal sepele bahkan tanpa tes pun bisa mendapatkannya, penting untuk diingat bahwa jika telah tinggal di sana selama lebih dari satu tahun, maka mereka harus menukar SIM nya dengan SIM Swiss.

Sama seperti di semua negara, mereka harus lulus tes mengemudi praktis. Tetapi apa yang terjadi jika mereka gagal hingga tiga kali dalam ujian mengemudi di Swiss?

Baca Juga: Asyik, Dispensasi SIM Diperpanjang Hingga Agustus 2020

Menurut hukum di Swiss, jika gagal dalam tes SIM praktis tiga kali, mereka yang gagal diwajibkan untuk berkonsultasi dengan psikolog resmi untuk menilai alasan kegagalan sebelum diizinkan untuk mengikuti ujian kembali.

Setelah psikolog melaporkan bahwa kamu sekali lagi siap untuk mengikuti ujian, maka kamu baru bisa mencoba mengikuti tes praktik mengemudi lagi.

Pengujian tambahan diperlukan
Setelah tes praktek mengemudi berhasil lulus, kamu akan menerima surat izin mengemudi sementara yang berlaku selama tiga tahun.

Selama periode ini, kamu sebagai pengemudi harus mengikuti dua kursus pelatihan dalam di pusat tes swasta resmi. Kursus satu hari pertama harus diambil dalam waktu enam bulan setelah memperoleh SIM sementara, dan yang kedua dalam tiga tahun dan setelah tes pertama dilakukan.

Baca Juga: Akibat Pandemi, 20 Ribu Remaja Memperoleh SIM Tanpa Ujian

Setelah orang tersebut menyelesaikan kursus mengemudi tambahan, mereka akan menerima SIM lengkap yang berlaku seumur hidup. Pengemudi yang berusia di atas 70 tahun harus menjalani tes medis setiap dua tahun untuk memastikan mereka dapat mengemudi dengan aman.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply