Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, October 1, 2020
redaksi@topcareer.id
Profesional

Ragam Manfaat Analisis Data yang Kian Tren dalam Dunia Bisnis

Foto Ilustrasi Data Analisis

Topcareer.id – Di era teknologi ini, analisis data menjadi hal yang paling dibutuhkan apalagi dalam berbisnis. Para ahli bahkan percaya analisis data semakin menjadi tren yang berkembang cepat. Pada tahun 2022, 71% perusahaan global memperkirakan peningkatan pesat dalam analitik.

Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa bisnis di seluruh dunia menggunakan data untuk meningkatkan efisiensi proses dan biaya, mendorong strategi dan perubahan, serta memantau dan meningkatkan kinerja keuangan.

Dikutip dari The Ladders, tiga metode utama analisis bisnis adalah deskriptif, prediktif, dan preskriptif.

– Analisis deskriptif menggunakan data historis untuk mengidentifikasi tren dan pola

– Analisis prediktif memanfaatkan kekuatan statistik untuk memperkirakan hasil

– Teknik tes analitik preskriptif untuk menentukan hasil mana yang akan memberikan hasil terbaik

Manfaat menggunakan data analisis termasuk pengambilan keputusan yang lebih tepat, pendapatan yang lebih besar, dan peningkatan efisiensi operasional. Dan itu berarti ahli di bidangnya adalah sesuatu yang bakal banyak dicari.

Baca Juga: Biar Paham, Ini Perbedaan Data Analyst dan Data Scientist

Faktanya, analisis bisnis membuat lompatan paling signifikan dalam survei LinkedIn baru-baru ini tentang keterampilan yang paling diminati pada tahun 2020. Dan itu masuk akal, karena perusahaan di seluruh dunia melihat banyak manfaat dari berinvestasi dalam data, berikut di antaranya:

Pengambilan keputusan yang lebih baik

Uber meningkatkan alat Asisten Obsesi Pelanggan (COTA) dengan menggunakan analitik preskriptif melalui pengujian A/B. Mereka yakin bahwa peningkatan ini menghasilkan layanan yang lebih cepat dan kepuasan pelanggan yang lebih tinggi. Pada akhirnya, perusahaan menghemat jutaan dolar dari hal itu.

Pendapatan meningkat

Penelitian McKinsey menemukan bahwa investasi Big Data menghasilkan peningkatan laba tahunan sebesar 6%. Penelitian lebih lanjut oleh BARC menemukan bahwa investasi dalam analisis data menyebabkan peningkatan laba sebesar 8% dan pengurangan biaya sebesar 10%.

Efisiensi operasional

Sebuah laporan oleh KPMG menemukan bahwa banyak bisnis menggunakan analisis prediktif untuk mengantisipasi masalah operasional sebelum menjadi masalah yang serius. Ini membantu manajemen mengidentifikasi masalah dan berupaya menyelesaikannya sebelum masalah ini menjadi sangat mahal dan memakan waktu.**(RW)

Leave a Reply