Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Saturday, October 24, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

PSBB Jakarta Tak Berdampak Signifikan pada Trafik Penumpang Pesawat

Ilustrasi. Sumber foto: SciTech EuropaIlustrasi. Sumber foto: SciTech Europa

Topcareer.id – PT Angkasa Pura II (Persero) memperkirakan PSBB DKI Jakarta yang telah dimulai pada 14 September 2020, tidak akan berdampak signifikan terhadap jumlah pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta.

Guna mengetahui lebih lanjut respons penumpang pesawat terhadap penerapan PSBB ini, maka PT Angkasa Pura II menggelar survei pada Jumat, 11 September 2020, mulai pukul 10.00–19.00 WIB di Bandara Soekarno-Hatta.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengharapkan survei yang digelar memberikan gambaran mengenai minat penumpang pesawat untuk bepergian dari Bandara Soekarno-Hatta ketika PSBB kembali diterapkan di Jakarta.

Dari hasil survei itu ditemukan bahwa sebagian besar responden, yaitu hingga 75% mengaku tidak akan membatalkan rencana perjalanan dengan pesawat dan tetap akan bepergian. Sementara itu, terdapat juga responden yang akan merencanakan ulang penerbangan (19%) dan membatalkan penerbangan (6%).

“Mayoritas responden tetap meyakini untuk terbang, baik sesuai jadwal atau merencanakan ulang jadwal penerbangan. Ini memberikan sinyal bahwa memang penerapan PSBB Jakarta tidak berdampak signifikan terhadap pergerakan penumpang pesawat,” ujar Muhammad Awaluddin dalam pers rilis, Minggu (13/9/2020).

Baca juga: Sepanjang Juli, Jumlah Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Naik 125%

Sementara itu, kebanyakan responden, yakni sebanyak 88% telah terinformasi bahwa PSBB akan kembali diterapkan di Jakarta. Sementara itu, masih ada responden yang tidak mengetahui (5%) dan juga tidak mengikuti perkembangan (7%).

“Cukup banyak responden yang sudah mengetahui penerapan PSBB ini, dalam artian mungkin mereka sudah memiliki berbagai persiapan termasuk terkait dengan perjalanan menggunakan pesawat,” jelas Muhammad Awaluddin.

Lalu sebanyak 89% responden yakin bahwa Soekarno-Hatta telah menerapkan protokol kesehatan yang mendukung PSBB DKI Jakarta, sementara terdapat responden yang menyatakan belum sesuai (9%) dan menyatakan tidak sesuai sama sekali (2%).

PSBB DKI Jakarta diperkirakan mempengaruhi rencana penerbangan, di mana sebesar 62% responden menyatakan hal tersebut. Mempengaruhi rencana penerbangan yang dimaksud bisa saja terkait dengan durasi lamanya perjalanan, jumlah orang yang bepergian, tujuan penerbangan dan sebagainya.

Baca juga: Sepanjang Juli, Jumlah Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Naik 125%

Sementara terdapat responden yang menyatakan PSBB Jakarta tidak berpengaruh terhadap rencana penerbangan (23%) dan biasa saja (15%).

Survei digelar menggunakan metode dipstick survei dengan pertanyaan terbuka untuk mendapatkan informasi secara cepat mengenai isu tertentu dari responden. Adapun responden adalah 111 penumpang di Bandara Soekarno-Hatta.

“Dari survei yang dilakukan, PT Angkasa Pura II dan stakeholder dapat mengambil langkah yang diperlukan agar operasional bandara serta penerbangan berjalan lancar dengan tetap mengedepankan aspek kesehatan,” jelas Muhammad Awaluddin.**(Feb)

Leave a Reply