TopCareerID

Ingin dapat Pekerjaan? Hindari 10 Kebiasaan Buruk Ini saat Melamar (Bagian 2)

Ilustrasi: Study365

Topcareer.id – Setiap pelamar kerja selalu ingin menonjolkan kualitas dan keahlian terbaik mereka saat melamar pekerjaan.

Kerap kali, kandidat terburu-buru dalam menjalani proses ini dengan mencoba mengeluarkan sebanyak mungkin aplikasi. Dan ini adalah rumus untuk membuat kesalahan atau kesan pertama yang buruk, tulis Marc Rodgers, Perekrut bilingual senior untuk klien Hudson RPO GSK.

Agar tak terjebak dalam kesalahan yang ebrulang, berikut 10 kebiasaan buruk yang dapat mengganggu perekrut, serta menyebabkan aplikasi kamu sebagai pelamar bisa ditolak.

Bagian kedua dari artikel.

6) Menyimpan file resume sebagai “my_latest_ resume”
Jika kamu ingin membantu membuat hidup perekrut dan dirimu lebih mudah, simpan file resume kamu sebagai nama Anda + nama perusahaan. Dengan cara ini, kamu tahu versi resume kamu yang mana, yang harus dikirimkan. Perekrut atau manajer perekrutan kemudian juga dapat dengan mudah menemukan file kamu di komputer mereka.

Baca juga: 5 Orang yang Harus Masuk Daftar Referensi saat Melamar Kerja

7) Kesalahan ejaan dan tata bahasa
Masih banyak manajer perekrutan akan menolak untuk mempertimbangkan kandidat yang memiliki kesalahan ejaan dan tanda baca pada resume mereka.

Ini menunjukkan kandidat sebagai individu yang serampangan, tidak fokus, mengabaikan detail, dan pemalas. Ada baiknya sebelum mengirim resume, koreksilah secara perlahan dua hingga tiga kali. Lebih baik lagi, mintalah orang lain untuk membacanya juga untuk menemukan kesalahan.

8) Mencantumkan tempat kamu pernah bekerja, tanpa mencantumkan waktu
Perekrut dan manajer perekrutan ingin mengetahui sudah berapa lama kamu bekerja di setiap perusahaan dan seberapa sering kamu berganti pekerjaan. Jika kamu tidak memasukkan keterangan waktu, resume kamu berisiko untuk tidak dipertimbangkan dan akhirnya bisa disingkirkan.

9) Resume tidak sinkron dengan profil LinkedIn dan aplikasi pencari kerja
Ketika sebuah perusahaan menerima resume kamu, mereka kemungkinan besar akan memeriksanya di LinkedIn atau mungkin mencari tahu resume kamu yang ditemukan di aplikasi lamaran kerja online yang lain. Jika ada yang tidak sesuai, pencalonan diri kamu mungkin ditolak. Tanggal adalah contoh yang baik untuk penilaian konsistensi.

Baca juga: Setop Kebiasaan Menunda, Yuk Mulai Melamar Kerja

10) Mengirimkan surat negatif sebagai tanggapan atas penolakan
Dunia kini dipenuhi dengan pasar kerja yang teramat sangat kompetitif. Jadi, bahkan jika kamu mungkin pasangan yang cocok untuk pekerjaan yang kamu lamar, perekrut mungkin telah lebih dulu menerima cukup banyak kandidat lain yang cocok, bahkan mungkin memiliki hubungan lebih dekat dengan perusahaan daripada kamu.

Jika kamu mengirimkan email negatif sebagai tanggapan atas penolakan pencalonan dirimu, perusahaan mungkin menandai dirimu sebagai kandidat dengan perilaku buruk dan membagikan informasinya kepada perusahaan lain sehingga kemungkinan kamu untuk mendapatkan pekerjaan menjadi menurun.**(Feb)

Exit mobile version