TopCareerID

Turun 64%, Jumlah Kunjungan Wisman Januari-Juli 2020 Hanya 3,25 Juta

Kemenhub mencatat adanya kenaikan pergerakan penumpang di semua moda transportasi usai pelonggaran syarat perjalanan

Terminal 2E Bandara Soekarno Hatta pagi hari, Jumat (18/9/2020) tampak lengang. (Foto: Istimewa)

Topcareer.id – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis laporan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, di mana secara kumulatif, Januari–Juli 2020, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia mencapai 3,25 juta kunjungan.

Angka itu turun 64,64% dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 9,18 juta kunjungan.

Jumlah kunjungan wisman ini terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 1,61 juta kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 795,17 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 845,88 ribu kunjungan.

Baca Juga: Pemerintah akan Berikan Diskon Paket Pariwisata Hingga 50%

“Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Juli 2020 mencapai 159,76 ribu kunjungan, mengalami penurunan sebesar 89,12% dibanding jumlah kunjungan wisman pada Juli 2019 yang berjumlah 1,47 juta kunjungan,” tulis laporan BPS dalam ‘Perkembangan Pariwisata dan Transportasi Nasional Juli 2020’ yang rilis pada Kamis (1/10/2020).

Sementara itu, jika dibandingkan dengan Juni 2020, jumlah kunjungan wisman Juli 2020 mengalami kenaikan sebesar 0,95%.

Dari 159,76 ribu kunjungan, wisman yang datang dari wilayah Timur Tengah memiliki persentase penurunan paling besar dibanding Juli 2019, yaitu sebesar 99,54%, sedangkan persentase penurunan paling kecil terjadi pada wisman yang datang dari wilayah Asia selain Asean, yaitu sebesar 81,15%.

Sementara menurut kebangsaan, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari Timor Leste sebanyak 85,28 ribu kunjungan (53,38%), diikuti Malaysia 58,61 ribu kunjungan (36,69%), Tiongkok 2,75 ribu kunjungan (1,72%), Amerika Serikat 1,40 ribu kunjungan (0,88%), dan Papua Nugini 1,30 ribu kunjungan (0,81%)

Secara kumulatif (Januari–Juli 2020), wisman yang datang dari wilayah Timur Tengah memiliki persentase penurunan paling tinggi, yaitu sebesar 70,52% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan wilayah Asia Selain Asean memiliki persentase penurunan paling kecil yaitu sebesar 62,49%.

Sementara menurut kebangsaan, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia selama Januari–Juli 2020 paling banyak berasal dari wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 733,29 ribu kunjungan (22,58%), diikuti Timor Leste sebanyak 608,85 ribu kunjungan (18,75%), Singapura 268,78 ribu kunjungan (8,28%), Australia 249,50 ribu kunjungan (7,68%), dan Tiongkok 204,91 ribu kunjungan (6,31%).**(RW)

Exit mobile version