Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Wednesday, October 21, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

13 Oktober Diperingati Sebagai Hari Tanpa Bra Sedunia. Apa Maknanya?

Sumber foto: Daily Mail

Topcareer.id – Setiap tahunnya, 13 Oktober diperingati sebagai No Bra Day atau hari tanpa bra di seluruh dunia.

Bagi yang belum mengetahui sejarahnya, mungkin akan merasa peringatan ini sebagai kegiatan tidak bermoral atau cabul. Namun, jangan berpikiran negatif dulu, No Bra Day sendiri diadakan justru untuk meningkatkan kesadaran akan kanker payudara dan prevalensinya di masyarakat saat ini.

Selain itu, hari ini juga dibuat untuk mendorong peluang penggalangan dana, guna membantu menjaga agar penelitian tentang kanker payudara terus berjalan.

Dengan kata lain, No Bra Day adalah tentang perang melawan kanker payudara. Itu adalah penyakit yang mengerikan, yang dapat memiliki kesimpulan yang memilukan. No Bra Day mendorong wanita di seluruh dunia untuk melepaskan bra mereka untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit ini.

Baca juga: Khasiat Ginseng untuk Terapi Kanker Payudara

Di hari ini, para wanita diajak tidak memakai bra selama sehari untuk mendukung dan memberi semangat kepada para penderita kanker payudara di seluruh dunia.

Kanker payudara adalah salah satu bentuk kanker yang paling umum. Faktanya, diyakini bahwa satu dari delapan wanita akan didiagnosis dengan penyakit ini seumur hidup mereka. Itu angka yang cukup tinggi!

Meskipun ada peluang bagus untuk sembuh, ada banyak wanita yang kehilangan nyawa karena penyakit yang mengerikan ini.

Diagnosis dini sangat penting, dan meskipun kanker payudara paling umum terjadi pada wanita di atas usia 50 tahun, wanita dari segala usia bisa mendapatkannya.

Baca juga: Selai Kacang Turunkan Risiko Penyakit pada Payudara

Itu kenapa, penting untuk memiliki hari-hari seperti No Bra Day untuk meningkatkan kesadaran tentang kondisi ini, dan memastikan bahwa semua orang melakukan yang terbaik untuk menghadapi kanker payudara.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply