Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Monday, November 30, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

Punya Kecepatan 500Km/Jam, Mobil Ini Sabet Gelar Mobil Tercepat di Dunia

Topcareer.id – Pada 10 Oktober 2020, mobil pabrikan Amerika Serikat, Hypercar SSC Tuatara membukukan top speed lebih dari 500 km / jam saat melintasi jalur Highway 160 di luar Las Vegas sepanjang 11,27 km.

Hasil ini merebut gelar mobil tercepat di dunia yang sebelumnya selalu disandang oleh Bugatti dari Prancis yang tahun lalu prototipe Bugatti Chiron nya mencatat top speed 490,47 km / jam, dan satu mobil lagi di peringkat belakangnya yakni Koenigsegg Agera RS yang mencatat top speed 447,18 km / jam.

Oliver Webb, pria Inggris berusia 29 tahun yang mengendarai Tuatara, mencapai kecepatan 484,53 km / jam pada putaran pertamanya dan berhasil mencapai top speed 532,93 km / jam pada putaran kedua dengan arah berlawanan. Rata-rata waktu tersebut dihitung sebagai waktu resmi mobil tercepat di dunia. Peristiwa pemecahan rekor itu diverifikasi oleh dua saksi yang disetujui oleh Guinness World Records.

Baca Juga: Haruskah Mengenakan Masker Saat Berkendara dengan Mobil Pribadi?

Pendiri perusahaan Jared Shelby mencirikannya sebagai kemenangan gaya David VS Goliath. “Orang mungkin melihat SSC dan bertanya apakah mobil tersebut masuk dalam ranah hypercar dengan banyak pesaing yang kuat,” katanya mengutip Bloomberg. “Rekor ini sangat luar biasa, mengetahui bahwa perusahaan kecil kami baru saja mencapai sesuatu yang tidak dapat dicapai oleh merek yang jauh lebih besar dan mapan.” tambahnya.

SSC sebagai salah satu pembuat mobil paling tidak dikenal di dunia. Dibentuk pada tahun 1998 dan hanya memiliki 24 orang karyawan, perusahaan swasta ini sebelumnya bernama Shelby SuperCars Inc., yang menginspirasi namanya saat ini.

Melalui fase desain dan pengembangan Tuatara, karyawan SSC dapat membuat keputusan dan berputar secara real time setiap kali hasil pengujian memerlukan perubahan desain. Organisasi yang lebih besar dapat terjebak selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan akibat rumitnya manuver birokrasi hanya untuk membuat keputusan desain yang sederhana.

“Sering kali, saat kami mengamati sesuatu selama pengujian dunia nyata dari Tuatara yang memerlukan perubahan desain pada komponen atau perakitan untuk mencapai kinerja yang lebih tinggi, kami benar-benar telah mengumpulkan tim desain dan pengembangan, membuat keputusan, dan merancang baru komponen pada mesin yang dibuat dalam beberapa jam,” kata Shelby.

Dinamai berdasarkan kadal asli dari New Zealand dan dirancang oleh Jason Castriota, yang telah merancang untuk Pininfarina, Tuatara tampak seperti versi melengkung dari reptil aslinya: Ia memiliki bagian depan yang rendah dan runcing dengan lampu depan bersudut yang terlihat seperti mata. Satu penghapus kaca depan yang mengingatkan pada mata ketiga hewan Tuatara.

Di bagian belakang, ventilasi udara dibuat bentuknya mirip insang. Di bawah kap mesin, SSC Tuatara menawarkan mesin V8 5,9 liter (5900 CC), twin-turbocharged dengan 1.750 Horse Power. Lahir dengan transmisi tujuh kecepatan dan berat sekitar 1,3 ton. Butuh 10 tahun dan jutaan dolar untuk mengembangkan mobil sepenuhnya, kata Shelby.

SSC sebelumnya pada tahun 2007 pernah memecahkan Guinness World Record juga atas top speed yang diraihnya saat itu 414 km / jam dengan SSC Aero. Namun seiring berjalannya waktu, gelar tersebut direbut oleh Koenigsegg dan Bugatti. Kini di tahun 2020, SSC kembali dengan Tuatara dan sukses merebut kembali catatan rekor top speed dunianya.

Jika kamu berminat memiliki mobil ini, menurut Jared Shelby penciptanya pada sesi wawancara dari Supercar Blondie ia menerangkan mobilnya hanya diproduksi sebanyak 100 unit untuk seluruh dunia, dengan harga per unitnya Rp 23.5 miliar.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply