Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, November 29, 2020
redaksi@topcareer.id
Tren

10 Negara Teratas dengan Pekerja Bertalenta, Indonesia Urutan 45

Warga Singapura. (dok. Anadolu)

Topcareer.id – Dalam IMD’s World Talent Ranking 2020, Swiss menduduki posisi pertama sebagai tempat terbaik di dunia untuk menarik dan membina pekerja terampil, bahkan ketika pandemi virus corona membebani kemampuan banyak negara untuk memenangkan talenta terbaik.

Mempertahankan posisi terdepan selama empat tahun berturut-turut, negara Eropa tengah itu mengalahkan tetangga kontinental lainnya termasuk Denmark, Luksemburg, Islandia, dan Swedia dalam IMD’s World Talent Ranking yang rilis, Kamis (12/11/2020).

Swiss dipuji karena sistem pendidikannya yang berkualitas tinggi dan fokus pada magang, serta kemampuannya untuk menarik profesional luar negeri dengan standar hidup tinggi dan paket gaji yang tinggi.

Baca Juga: Panduan Bagi Pekerja yang Ngantor Saat Pandemi, Mulai Berangkat Hingga Pulang

Sementara itu, Denmark yang menempati posisi kedua, berkinerja baik karena penekanannya pada kesempatan yang sama di seluruh masyarakat, dan Luksemburg (peringkat 3) meningkat mengikuti investasi berkelanjutan dalam tenaga kerjanya selama beberapa tahun terakhir.

Berikut adalah 10 negara teratas IMD’s World Talent Ranking, dalam daftar 63 negara:

  1. Swiss
  2. Denmark
  3. Luksemburg
  4. Islandia
  5. Swedia
  6. Austria
  7. Norwegia
  8. Kanada
  9. Singapura
  10. Belanda

Direktur IMD World Competitiveness Center, Arturo Bris  menyampaikan dalam rilisnya, tidak ada satu bangsa pun di dunia ini yang berhasil secara berkelanjutan tanpa melestarikan kesejahteraan rakyatnya.

Daya saing mengacu pada tujuan tersebut: Menentukan bagaimana negara, kawasan, dan perusahaan mengelola kompetensi mereka untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan.

“Oleh karena itu, daya saing adalah jalan menuju kemajuan yang tidak menghasilkan pemenang dan pecundang, ketika dua negara bersaing, keduanya lebih baik.”

Indonesia, yang berada di posisi 45 (semula di peringkat 41), dan Malaysia yang berada di urutan ke-25 (semula peringkat 22), sama-sama turun di peringkat tahun ini.

Menurut Jose Caballeros, Senior Economist di IMD World Competitiveness Center, itu karena “brain drain,” emigrasi pekerja berpendidikan jauh dari negara asal mereka. “Dan berkurangnya kemampuan untuk menarik pekerja asing yang sangat terampil dan manajer internasional,” ujarnya dikutip dari CNBC Make It.

Sementara, 10 negara terbawah adalah: Rusia, Bulgaria, Meksiko, Rumania, Kolombia, Brasil, Venezuela, Republik Slovakia, dengan India dan Mongolia berada di urutan terakhir.**(Feb)

Leave a Reply