Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Friday, January 22, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Pemerintah Gencarkan Stimulus untuk Tingkatkan Daya Beli di Masa Pandemi

Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, untuk membahas penanganan pandemi Covid-1, Senin (18/5/2020), Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

Topcareer.id – Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan daya beli masyarakat sebagai upaya pemulihan ekonomi akibat terdampak pandemic Covid-19. Stimulus demi stimulus dikucurkan untuk mendorong para pelaku usaha agar bisa bangkit kembali.

Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas mengenai Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (23/11/2020), mengatakan bahwa yang paling dibutuhkan saat ini adalah meningkatkan konsumsi rumah tangga dengan mendorong usaha kecil, mikro, menengah, besar.

Menurut Presiden Jokowi, realisasi anggaran untuk berbagai program pemberian stimulus tersebut telah  berjalan dengan baik.

Ia mencontohkan, realisasi untuk subsidi upah/gaji bagi pekerja yang terdampak pandemi sudah mencapai 82 persen, sementara realisasi untuk pemberian bantuan modal kerja kepada usaha mikro melalui Banpres Produktif sudah mencapai 79 persen.

“Saya kira ini terus didorong, agar bisa membantu meningkatkan daya beli masyarakat,” ujarnya.

Terkait persiapan pelaksanaan vaksinasi massal kepada masyarakat, Kepala Negara meminta agar persiapan dan simulasi terus dilakukan agar pelaksanaan nantinya berjalan dengan lancar.

“Kemarin saya lihat simulasi vaksinasi, saya lihat di lapangan sudah baik dan saya minta simulasi ini terus dilakukan. Saya akan ngecek mungkin satu atau dua kali lagi, sehingga nanti saat pelaksanaan betul-betul pada kondisi yang sudah sangat baik,” ujarnya.

Presiden juga meminta dilakukan evaluasi terhadap mekanisme dan proses distribusi vaksin. “Agar perjalanan vaksin ke daerah ini bisa berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.**(Feb)

Leave a Reply