Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sunday, January 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Wow, Ford Beli Freezer Ultra Dingin untuk Simpan Vaksin Covid-19 Bagi Karyawannya

Topcareer.id – Pekerja di pabrik perakitan otomotif dianggap penting di sebagian besar negara bagian AS, tetapi mereka tidak berada di daftar teratas untuk distribusi vaksin awal.

Ford Motor Co. mengatakan pada hari Selasa (24/11) bahwa mereka telah memesan selusin freezer ultra-dingin yang dapat dengan aman menyimpan vaksin COVID-19 dari Pfizer Inc., sebuah langkah yang bertujuan untuk memastikan pekerja pembuat mobil Amerika Serikat ini memiliki akses pasti untuk mendapat vaksin.

Pembelian freezer ultra dingin oleh Ford mencerminkan upaya negara bagian dan kota AS untuk menyimpan jutaan dosis vaksin Pfizer pada suhu -70C (-94F).

Penyedia layanan kesehatan dan negara bagian sedang mempersiapkan jenis vaksin baru yang telah dikembangkan oleh Pfizer dan Moderna Inc dan memerlukan suhu yang lebih rendah untuk penyimpanan.

Baca Juga: Moderna Tandatangani Kesepakatan 160 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Dengan Uni Eropa

“Kami melakukan ini agar kami dapat menyediakan vaksin bagi karyawan kami secara sukarela,” kata juru bicara Ford Kelli Felker.

Felker tidak tahu perusahaan mana yang memasok Ford dengan ultra freezer tersebut. Produsen utamanya antara lain Thermo Fisher Scientific Inc, PHC Corp of North America, Stirling Ultracold, Helmer Scientific dan Luxembourg’s B Medical Systems.

Beberapa pembuat freezer khusus telah memperingatkan untuk inden selama berbulan-bulan untuk penjualan per unitnya.

Ford, yang memutuskan untuk membeli freezer sendiri dan tidak bekerja dengan perusahaan atau negara bagian lain, tidak mengungkapkan berapa banyak yang dibelanjakannya, tetapi freezer ultra dingin khusus yang diperlukan oleh vaksin Pfizer masing-masing dapat berharga di kisaran US $ 5.000 hingga US $ 15.000 atau sekitar Rp 70 juta sampai Rp 212 juta per unit.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply