Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, January 21, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Tips Membebaskan Diri dari Crab Mentality (Bagian 1)

Sumber foto: Healthline

Topcareer.id – Di tengah kehidupan yang semakin sulit dan penuh persaingan ketat, tak heran jika banyak orang menjadi negatif dalam beberapa hal.

Crab Mentality atau mentalitas kepiting salah satu hal yang bisa sangat menjerumuskan dirimu jika kamu tidak kuat mental dalam menghadapi sulitnya kehidupan.

Pola pikir dengan mentalitas kepiting yang tidak ingin atau tidak suka melihat orang lain maju, akan menyedot kegembiraan dari hidupmu. Kamu akan menganggap rekan kerjamu sebagai pesaing daripada orang yang dapat kamu ajak berkolaborasi dan belajar.

Kamu akan merasa hampa dan kehilangan rasa kepercayaan diri. Ini akan mempersempit penglihatanmu sehingga kamu hanya akan melihat sepotong kecil kue, bukan keseluruhannya.

Jika kamu terjebak dalam pola pikir negatif mentalitas kepiting, berikut ini beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar kamu bisa keluar dan kembali menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Bagian pertama dari tulisan.

Dorong, jangan menarik
Kamu tidak perlu menarik orang lain yang ingin maju. Sebaliknya, kamu bisa menjadi orang yang mengangkat mereka. Belajar memberi dan melayani orang lain. Ini akan membantumu tetap membumi.

Dalam kata-kata Gandhi, “Cara terbaik untuk menemukan diri sendiri adalah dengan kehilangan diri dalam pelayanan untuk orang lain.”

Praktikkan rasa syukur secara sadar
Syukur adalah rahasia pola pikir yang berkelimpahan berkah, dan dalam praktik hariannya, kamu bisa latih pikiran kamu untuk melihat semua kebaikan yang sudah ada.

Berhenti membandingkan
Bandingkan diri kamu dengan dirimu yang sebelumnya, jangan bandingkan dengan orang lain yang lebih tinggi. Tentu, itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Tetapi tentukanlah apa arti kesuksesan bagi kamu, tuliskan, dan sibuklah melakukan pekerjaan serta lacak kemajuanmu sebagai representasi visual dari pertumbuhan dirimu. Itu akan membuatmu tetap termotivasi.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply