Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Selasa, Juni 22, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Trafik Penerbangan Angkasa Pura I Selama 2020 Turun Signifikan

perjalanan internasional dengan angkutan udaraPenerbangan. (ilustrasi: Pixabay)

Topcareer.id – Trafik penerbangan pada 2020 di bandara-bandara Angkasa Pura Airports (PT Angkasa Pura I) mengalami penurunan signifikan dibanding 2019. Pada 2020, trafik penumpang di 15 bandara Angkasa Pura Airports sebesar 31.847.842 penumpang.

Jumlah itu alami penurunan 61 persen dibanding trafik penumpang pada 2019 yang mencapai 81.948.866 penumpang. Hal ini merupakan dampak dari pandemi COVID-19 di mana dilakukan upaya penekanan laju penyebaran virus melalui pembatasan aktivitas fisik, termasuk transportasi udara.

Direktur Utama Angkasa Pura Airports Faik Fahmi menyampaikan, trafik pesawat pada 2020 juga ikut turun hingga 45,3 persen menjadi 385.345 pergerakan pesawat dari 704.669 pergerakan pesawat pada 2019.

“Dan trafik kargo pada 2020 turun 7,4 persen menjadi 445.130.005 kg dari 481.177.088 kg pada 2019,” kata Faik Fahmi dalam siaran pers, Selasa (5/1/2021).

Baca juga: Presiden: Total, Indonesia Pesan 329,5 Juta Dosis Vaksin COVID-19

Sementara itu, trafik penumpang Angkasa Pura Airports pada Desember 2020 mengalami pertumbuhan 11 persen dari 2.801.046 pergerakan penumpang pada November 2020 menjadi 3.109.587 pergerakan penumpang pada Desember 2020.

Pertumbuhan juga terjadi pada trafik pesawat yaitu 17,6 persen, dari 33.875 pergerakan pesawat pada November 2020 menjadi 39.857 pergerakan pesawat pada Desember 2020. Begitu juga dengan trafik kargo yang tumbuh 15,8% dari 38.345.305 kg pada November 2020 menjadi 44.419.756 kg pada Desember 2020.

“Tren pertumbuhan trafik penumpang pesawat udara konsisten terjadi sejak tengah 2020. Bahkan pertumbuhan tetap terjadi pada Desember 2020 di mana terdapat kebijakan pengetatan syarat melakukan perjalanan udara,” ujar Faik.

Angkasa Pura Airports, lanjut Faik Fahmi, senantiasa menghimbau masyarakat yang menggunakan transportasi udara untuk mematuhi protokol kesehatan secara konsisten, baik pada tahap pre dan post-journey, agar dapat menahan laju penyebaran virus.

Adapun trafik penumpang tertinggi pada Desember 2020 lalu terdapat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan trafik sebesar 715.944 penumpang, diikuti Bandara Juanda Surabaya dengan trafik sebesar 601.880 penumpang, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan trafik sebesar 434.557 penumpang.

Trafik Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2021

Posko Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) yang dimulai sejak 18 Desember 2020 lalu, telah berakhir pada Senin 4 Januari 2021 kemarin. Trafik penumpang pada periode Nataru ini sebesar 1.746.798 penumpang, sedangkan trafik pesawat sebesar 22.958 pergerakan, dan trafik kargo sebesar 22.434.275 kg.

Adapun trafik penumpang tertinggi pada periode Nataru ini terdapat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan trafik sebesar 389.225 penumpang, diikuti Bandara Juanda Surabaya dengan trafik sebesar 340.703 penumpang, dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan trafik sebesar 239.335 penumpang.

Tinggalkan Balasan