Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Tuesday, January 26, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Ini Perbedaan Transportasi Digital Berbasis Ride Hailing dan Ride Sharing

Ilustrasi. (dok. Wahyu/Topcareer.id)

Topcareer.id – Perkembangan teknologi telah mendorong masyarakat menjadi lebih modern. Bisa dilihat dari perkembangan teknologi layanan online, termasuk saat mereka membutuhkan jasa transportasi yang simple dan mudah diraih.

Tentu ini membuat beberapa perusahaan penyedia jasa transportasi berinovasi mengikuti kebutuhan masyarakat modern yang sangat mobile.

Salah satunya adalah maraknya jasa transportasi digital berbasis ride hailing dan ride sharing. Kamu pasti familiar dan pernah menggunakannya.

Namun, apa sih perbedaan dari ride hailing dan ride sharing? Bukannya keduanya sama-sama merupakan layanan transportasi online?

Berikut ini penjelasan tentang perbedaan ride hailing dan ride sharing.

Layanan Ride-Hailing
Hailing berarti “Mempekerjakan.” Suatu proses memanggil driver oleh pengguna jasa untuk tiba di lokasi yang mereka tuju. Layanan ini difokuskan pada ‘pelanggan individu’ sesuai keinginan pelanggan. Kemudian dengan cara berkendara yang profesional, driver akan mengantarkan penumpang ke tempat tujuan melalui peta rute yang telah ditentukan.

Ride hailing merupakan jasa transportasi yang menggunakan platform online melalui aplikasi di smartphone yang menghubungkan antara penumpang dengan driver. Penumpang atau pengguna aplikasi tinggal duduk tenang di kendaraan hingga sampai ke tujuan. Ride hailing terkenal praktis dan efisien. Tarifnya juga lumayan terjangkau apalagi jika ada promo.

Contoh layanan ride hailing di Indonesia adalah aplikasi Gojek dan Grab.

Layanan Ride sharing
Bentuk lain dari “Carpooling” adalah ride-sharing, ini merupakan proses berbagi tumpangan dengan penumpang lain dan itu tergantung pada ketersediaan tempat dalam kendaraan.

Ride sharing berorientasi kepada pengemudi atau pemilik kendaraan. Jadi, kamu sebagai penumpang tidak bisa melakukan pemesanan secara langsung seperti di ride hailing, kamu harus menyesuaikan rute dengan driver pemilik kendaraan yang menawarkan kursinya.

Tarifnya hasil dari kesepakatan antara penumpang dan driver, tidak ditetapkan oleh aplikasi. Dengan kata lain, pengemudi bisa menentapkan tarifnya sendiri. Biasanya, tarif ride sharing lebih murah daripada ride hailing, karena tidak harus mengikuti kemauan penumpangnya, tetapi lebih fokus pada kebutuhan bersama.

Contoh layanan ride sharing di Indonesia adalah aplikasi Sejalan.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply