Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juni 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Satgas: Lembaga Eijkman Tidak Temukan Varian Baru Virus COVID-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito sampaikan banyak klaster baru usai lebaranJuru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito Dok/Covid19.go.id

Topcareer.id – Satgas Penanganan COVID-19 menjelaskan bahwa lonjakan kasus positif COVID-19 di Indonesia beberapa waktu terakhir bukan disebabkan oleh munculnya strain baru virus corona. Hal tersebut bahkan terbukti dari hasil pelacakan genum Sequencing oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyampaikan, hasil pelacakan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman menyatakan bahwa jumlah whole genum sequencing yang telah dikumpulkan kepada GISIAID atau bank data influenza di dunia sebanyak 244,.

“Tidak ditemukan mutasi B117 sampai saat ini. Namun, jenis mutasinya sudah banyak ditemukan ialah berjenis D614G ,” kata Wiku dalam keterangan persnya, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: ITS Temukan Alat Pendeteksi Covid-19 Melalui Bau Keringat Ketiak

Oleh karena itu, untuk menekan peluang adanya mutasi virus Sars-Cov2, yang harus dilakukan ialah dengan menekan replikasi atau infeksi virus dengan menghambat laju penularan. Caranya dengan ketat menerapkan disiplin protokol kesehatan bagi masyarakat. Sehingga tidak ada ruang bagi virus untuk mereplikasi dirinya.

Wiku tak bosan mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan, utamanya 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Dan yang paling diharapkan jangan sampai masyarakat menjadi korban terpaparnya kasus Covid-19.

Masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati dan waspada dimanapun berada. Karena kemunculan kasus positif bukan sekedar angka, namun sudah bermunculan dilingkungan terdekat dari masyarakat itu sendiri.

“Jika kita lengah menjalankan disiplin provtokol kesehatan, maka cepat atau lambat kita sendirilah yang akan menjadi bagian dari angka penambahan kasus positif maupun berada di ruang perawatan Covid-19,” pesan Wiku.

Tinggalkan Balasan