Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juni 23, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Inggris Siapkan Ribuan Ruang Karantina bagi Pendatang Berisiko

Inggris. Dok/BBC

Topcareer.id – Pelancong dengan penerbangan yang tiba di Inggris mulai Senin (15/2) dari 33 negara “Daftar Merah” wajib menghabiskan 14 hari dikarantina di kamar hotel di bawah pembatasan perbatasan baru di sana.

Hal ini menandai upaya terbaru pemerintah Inggris untuk mencegah krisis COVID-19 kambuh setelah gelombang kedua varian COVID-19 yang lebih menular memaksa negara itu melakukan lockdown berkepanjangan pada awal tahun 2021.

Kasus baru, kematian, dan rawat inap menurun tajam serta peluncuran vaksin telah mencapai lebih dari 15 juta orang, tetapi para menteri masih khawatir bahwa mutasi baru virus corona dari luar negeri dapat merusak kemajuan itu.

“Saat virus mematikan ini berkembang, begitu juga pertahanan kita,” kata menteri kesehatan Matt Hancock dalam sebuah pernyataan. Aturan yang mulai berlaku ini akan memperkuat sistem karantina dan memberikan lapisan keamanan lain terhadap varian baru di perbatasan.

Baca juga: Perangi Covid-19, Masjid di Inggris Ini Jadi Pusat Vaksinasi

Pemerintah telah menyiapkan 4.963 kamar hotel yang harus dipesan terlebih dahulu sebagai bagian dari paket karantina. Hotel-hotel ini akan memiliki sistem keamanan yang diawasi dengan ketat. Sebanyak 58.000 kamar lagi juga telah disiagakan.

Negara-negara dalam daftar merah termasuk Afrika Selatan dan Brazil. Para menteri telah dikritik oleh lawan politiknya karena terlalu lambat untuk menutup pintu bagi varian baru.

Untuk kedatangan dari negara yang tidak termasuk dalam daftar merah juga tetap harus dikarantina namun dilakukan di rumah selama 10 hari dan menjalani dua tes COVID-19.

Pembatasan karantina yang lebih ketat juga akan memberikan denda dan hukuman berat dengan potensi hukuman penjara hingga 10 tahun bagi yang melanggarnya.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan