Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, April 18, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

WHO: Masih Terlalu Dini Berharap Pandemi Usai Akhir 2021

Topcareer.id – Setelah lebih dari setahun pandemic virus corona masih saja menghantui dunia, harapan untuk keluar dari kondisi ini tetap ada. Namun, harapan itu tidak tampak realistis. Menurut tokoh senior Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terlalu dini untuk berharap pandemic usai pada akhir 2021.

Dr Michael Ryan, Direktur Program Kedaruratan WHO, mengatakan bahwa ekspektasi itu “prematur”, menurut Associated Press. Namun, dia mengatakan peluncuran vaksin akan meringankan banyak penderitaan.

“Jika kita pintar, kita bisa menyelesaikan persoalan rawat inap dan kematian serta tragedi yang terkait dengan pandemi ini, pada akhir tahun,” kata dia, mengutip News.com.au, Selasa (2/3/2021).

“Jika vaksin mulai berdampak tidak hanya pada kematian dan tidak hanya pada rawat inap, tetapi memiliki dampak yang signifikan terhadap dinamika penularan dan risiko penularan, maka saya yakin kami akan mempercepat pengendalian pandemi ini.”

Dr Ryan memperingatkan bahaya jika berpuas diri saat ini karena virus masih “sangat terkendali”. Komentar tersebut muncul saat 600.000 dosis vaksin AstraZeneca/Oxford mendarat di Ghana dari Fasilitas COVAX minggu ini, menandai dimulainya peluncuran global.

Baca juga: Besaran Pesangon Yang Diterima Pekerja Jika Terkena PHK

COVAX dipimpin oleh berbagai organisasi kesehatan termasuk WHO, dan dirancang untuk memastikan distribusi vaksin yang adil di seluruh dunia.

Ini akan menjadi operasi pengadaan dan pasokan vaksin terbesar dalam sejarah, meskipun direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan mengecewakan bahwa peluncuran itu dimulai beberapa bulan setelah vaksinasi dimulai di negara-negara kaya seperti Amerika Serikat.

“Negara-negara tidak bersaing satu sama lain. Ini adalah perlombaan umum melawan virus. Kami tidak meminta negara untuk mempertaruhkan rakyatnya sendiri. Kami meminta semua negara untuk menjadi bagian dari upaya global untuk menekan virus di mana-mana,” katanya, menurut Associated Press.

Tinggalkan Balasan