Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, April 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Studi: 30% Perusahaan Indonesia Berencana Tingkatkan Pengalaman Karyawan

Foto Ilustrasi

Topcareer.id – Studi Tren Talenta Global Mercer (2021) menyebut di Indonesia, 49% perusahaan berencana untuk menawarkan akses yang lebih besar ke opsi kesehatan dan manfaat jarak jauh, dibandingkan dengan hanya 36% dari rekan global mereka.

Yang menjadi prioritas utama perusahaan di Indonesia pada 2021 adalah meningkatkan pengalaman karyawan (30%), sementara perusahaan berupaya menciptakan lingkungan kerja fleksibel yang positif dan produktif.

Perusahaan berfokus pada kebutuhan dasar karyawan akan keselamatan, stabilitas, dan keamanan selama fase pertama krisis COVID-19. Namun, kebutuhan dan ekspektasi karyawan tersebut terus berkembang, yang mengharuskan perusahaan menerapkan pendekatan yang lebih holistik memasuki fase pemulihan berikutnya.

“Kebutuhan untuk memenuhi ekspektasi karyawan yang beragam semakin mendesak, terutama saat organisasi harus menemukan kembali diri mereka guna menghadapi era baru,” kata Godelieve van Dooren, South East Asia Growth Markets Leader dan Asia Zone Career Business Leader, Mercer, mengutip rilis yang diterima Topcareer.id, Kamis (4/3/2021).

“Dengan meningkatnya bekerja secara fleksibel, transformasi digital tetap menjadi jalur penting untuk memberikan pengalaman karyawan serta hasil bisnis yang lebih baik.”

Penyampaian perawatan digital akan menjadi inti dari program untuk melibatkan kembali karyawan dalam kesejahteraan jangka panjang mereka: 49% menginginkan diterapkannya pemeriksaan kesehatan digital untuk mendukung target kesehatan dan 40% lainnya menambahkan manfaat untuk mengatasi masalah kesehatan mental atau emosional.

Selain itu, 82% organisasi telah menggunakan atau berencana untuk meningkatkan analitis kesehatan dan kesejahteraan karyawan.

Perusahaan juga mulai menyadari bahwa kesejahteraan finansial sangat penting bagi karyawan, dengan empat dari 10 perusahaan berupaya untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan finansial karyawan melalui analitis.

Baca juga: Setahun Pandemi: Begini Repotnya Reporter Cari Informasi Kredibel

Bekerja secara fleksibel, yang juga dipercepat akibat COVID-19, telah terbukti penting bagi pengalaman karyawan baru. Lebih dari 60% organisasi telah memperluas kebijakan dan praktik bekerja secara fleksibel, dan 34% lainnya berencana untuk menerapkan hal tersebut pada tahun 2021.

Untuk membantu karyawan beradaptasi dengan cara bekerja baru, perusahaan Indonesia mempercepat program dan kebijakan yang memungkinkan karyawan beradaptasi dengan cara bekerja baru (36%); mentransformasikan model operasional SDM menjadi lebih lincah (27%) dan mempercepat transformasi digital SDM (20%).

 “Membangun pemahaman yang lebih baik terhadap kebutuhan dan preferensi kelompok karyawan yang berbeda, fase berikutnya yakni pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memberikan manfaat inklusif dan personal yang lebih baik,” jelasnya.

“Sungguh menggembirakan melihat perusahaan Indonesia mulai memanfaatkan Kecerdasan Buatan (AI) dalam perencanaan tenaga kerja strategis, analitis karyawan, dan data kinerja yang terkait dengan bekerja secara fleksibel. Investasi ini akan membuahkan hasil dalam jangka panjang,” kata Godelieve.**(Feb)

Tinggalkan Balasan