Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, April 19, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Melinda Gates: Herd Immunity Global Tercipta Sekitar Tahun 2022

Ilustrasi. Free Photos/Pixabay

Topcareer.id – Miliarder dermawan dan mantan eksekutif teknologi, Melinda Gates mengatakan bahwa kekebalan kawanan (herd immunity) global terhadap Covid-19 dapat dicapai sekitar tahun 2022.

Ketua bersama Yayasan Bill dan Melinda Gates ini menyampaikan, vaksin covid, terutama sekali suntikan seperti milik Johnson & Johnson, mungkin tidak akan mulai menjangkau negara-negara berkembang “secara massal” sampai akhir tahun ini.

“Jadi itu akan terjadi pada 2022 sampai kita memiliki kekebalan penuh. Dan, saya pikir kita semua menantikannya. Ada banyak orang yang menderita, tidak hanya di AS tetapi di mana-mana,” kata Melinda, mengutip laman CNBC, Selasa (9/3/2021).

Komentarnya datang ketika para pemimpin dunia dan pejabat kesehatan masyarakat di seluruh dunia berlomba untuk mendistribusikan dosis vaksin Covid-19 dengan harapan mengakhiri pandemi.

Baca juga: Satu Dari Tiga Destinasi Wisata Di Dunia Tutup Karena Pandemi

Pakar medis mengatakan perlu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun sebelum suatu negara dapat memvaksinasi cukup banyak orang untuk mencapai kekebalan kawanan. Semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke sana, semakin banyak waktu yang dimiliki virus untuk bermutasi menjadi varian baru yang berpotensi berbahaya saat menyebar ke host baru.

Pakar penyakit menular memperingatkan ada kemungkinan besar bahwa Covid-19 akan menjadi penyakit endemik, yang berarti penyakit itu akan menyebar ke seluruh masyarakat seperti flu setiap tahun, meskipun kemungkinan pada tingkat yang lebih rendah daripada saat ini.

Bulan lalu, Bill Gates mengatakan kepada CNBC bahwa melakukan vaksinasi ke negara-negara berkembang akan menjadi “satu-satunya cara untuk mengakhiri pandemi.”

Pejabat kesehatan dunia prihatin bahwa negara-negara miskin tak memiliki vaksin karena negara-negara kaya seperti AS, Cina dan sebagian besar Eropa membeli semua pasokan.**(Feb)

Tinggalkan Balasan