Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, April 17, 2021
redaksi@topcareer.id
Tren

Di Tengah Pandemi, Jasa Marga Catat Laba Bersih Rp501,05 Miliar pada 2020

Sumber foto: CNN Indonesia

Topcareer.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk tetap konsisten menjaga kinerja usaha pada 2020 di tengah pandemi Covid-19. Jasa Marga tetap mencatatkan laba bersih, yakni sebesar Rp501,05 miliar sesuai laporan keuangan audited Perseroan Tahun 2020.

Lebih lanjut, Perseroan juga tetap mampu mempertahankan Margin EBITDA tetap stabil pada Tahun 2020 yaitu sebesar 62,42% dengan melakukan berbagai efisiensi untuk dapat mengimbangi penurunan volume lalu lintas dan pendapatan tol sebagai imbas dari diterapkannya kebijakan Work From Home (WFH).

Imbas dari WFH dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai daerah pada kuartal II dan III 2020 yang menyebabkan terjadinya penurunan Pendapatan Tol Perseroan pada 2020 menjadi sebesar Rp8,76 triliun. EBITDA Perseroan pada Tahun 2020 ini tercatat sebesar Rp5,98 triliun.

Baca juga: Para Pekerja, Jangan Percaya Layanan Bantuan Pencairan Dana JHT Jamsostek

“Selain itu, seiring dengan beroperasinya beberapa ruas tol baru di tahun 2020, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp104,08 triliun, tumbuh sebesar 4,4% jika dibandingkan 2019,” kata M. Agus Setiawan, Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dalam siaran pers, Selasa (30/3/2021).

Penambahan Jalan Tol

Di akhir September 2020, Jalan Tol Manado-Bitung Ruas Manado-Danowudu yang dikelola oleh Perseroan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Dengan dioperasikannya Jalan Tol Manado-Bitung Ruas Danowudu sepanjang 26,35 Km dan Jalan Tol Pandaan-Malang seksi V Pakis-Malang sepanjang 3,11 km pada April 2020, Jasa Marga memiliki total 1.191 Km jalan tol operasi yang tersebar di seluruh Indonesia pada akhir tahun 2020.

Pada November 2020, Perseroan selaku pemegang saham mayoritas sebesar 60% membentuk entitas perusahaan baru bernama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), yang akan mengelola Jalan Tol Yogyakarta-Bawen. Jalan tol sepanjang 75,82 Km ini memiliki nilai investasi sebesar Rp14,26 triliun dengan masa konsesi 40 tahun.

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen akan melintasi dua provinsi sekaligus, yaitu Provinsi Jawa Tengah (67,05 Km) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (8,77 Km). Dengan penambahan konsesi Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, maka hingga akhir tahun 2020, konsesi jalan tol Perseroan di seluruh Indonesia mencapai 1.603 Km.

Tinggalkan Balasan