TopCareerID

Bahan Terbaik dan Terburuk untuk Tambahan Kopi (Bagian 2)

Ilustrasi: AARP

Topcareer.id – Untuk secangkir kopi yang nikmat, terkadang pesanan ektra atau menambahkan sesuatu di dalamnya semakin menambah kenikmatan. Setiap orang tentu berbeda-beda selera. Ada yang gemar menambahkan susu atau malah gula putih.

Terlepas dari itu, sebenarnya bahan tambahan untuk secangkir kopi punya nilai tersendiri. Ada yang baik dan buruk untuk kesehatan.

Melansir HuffPost, beberapa ahli gizi memberikan nasihatnya apakah tambahan kopimu itu memiliki efek negatif, positif, atau netral pada kesehatanmu.

6. Mentega atau Minyak Kelapa (Netral)

Penggemar membanggakan manfaat trigliserida rantai menengah (MCT) yang ditemukan dalam minyak kelapa, yang dapat membantu rasa kenyang dan mencegah penumpukan lemak. Sayangnya, minyak kelapa yang tersedia secara komersial tidak terbuat dari MCT murni.

Minuman ini bisa menyamakan hampir 500 kalori dengan hampir 50 gram lemak. Sementara lemak merupakan komponen penting dari makanan sehat, makan berlebih lemak dapat meningkatkan kadar kolesterol.

“Masalah dengan minuman ini adalah klaim bahwa itulah rahasia untuk menurunkan berat badan dan menghilangkan rasa lapar,” kata ahli diet terdaftar Amanda Frankeny.

Frankeny menyarankan untuk menambahkan setengah sendok teh atau mencoba krimer nabati seperti santan, yang akan memberikan lebih sedikit kalori dan lebih sedikit lemak jenuh.

7. Rempah-rempah (Baik)

Kocok kayu manis pada cappuccino atau pusaran kunyit dalam latte susumu dapat menambah rasa dan memberikan beberapa manfaat kesehatan tambahan. Kayu manis dapat membantu menyeimbangkan glukosa darah karena bahan kimia cinnamaldehyde, yang menurunkan gula darah.

Baca juga: 5 Jenis Sakit Kepala Yang Perlu Diwaspadai

“Teorinya adalah kayu manis memunculkan rasa manis dalam makanan tanpa menambahkan gula,” jelas Frankeny. Bumbu trendi lainnya untuk dicampur ke dalam kopi adalah kunyit, yang dikemas dengan kurkumin antioksidan.

8. Suplemen (Netral)

Merek kesehatan populer, seperti Four Sigmatic, membanggakan manfaat suplemen seperti reishi, cordyceps, dan lion’s surai dalam minumannya, bahan yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama ribuan tahun. Ini adalah adaptogen yang mengklaim membantu mengatur respons stres tubuhmu.

Penelitian terbatas pada hewan telah membuktikan bahwa reishi memiliki manfaat bagi sistem kekebalan, tetapi ahli diet terdaftar Tamar Samuels, salah satu pendiri Culina Health di New York City, menekankan, sedikit atau tidak ada penelitian tentang manusia yang telah membuktikan manfaat tersebut.

9. Sirup Rasa (Negatif)

Karamel, vanilla, crème brulée, peppermint, dan cokelat putih adalah beberapa pilihan lezat yang dapat dipilih untuk menambahkan variasi pada kopi. Campuran yang diformulasikan dengan sempurna dari sirup dan ekstrak sederhana, zat penyedap ini baik-baik saja dalam dosis kecil tetapi bisa bertambah.

“Misalnya, satu porsi sirup karamel empat pompa mengandung sekitar 100 kalori dan 25 gram gula – itu adalah batas gula harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa,” kata Samuels. Pertimbangkan pemanis alami seperti sirup maple atau madu atau tambahkan bumbu atau ekstrak vanili.

10. Whipped Cream (Negatif)

Whipped Cream adalah suguhan yang lezat, tetapi Samuels memperingatkan agar tidak menambahkannya ke dalam kopi.

“Mirip dengan agen penyedap, krim kocok akan menambah kalori, lemak dan gula pada kopimu, memulai dengan gula inflamasi yang tinggi, lewati saja!”

Meskipun krim kocok tidak akan secara dramatis meningkatkan jumlah kalorimu (dapat berkisar dari sekitar 30 hingga 80 kalori per porsi), ramuan ini sering terlihat pada ramuan kopi yang sangat manis daripada dinikmati pada Americano sederhana.**(Feb)

Exit mobile version