Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juni 13, 2021
redaksi@topcareer.id
Profesional

Contek Cara Pengusaha Perempuan Atasi Burnout

Ilustrasi. (dok. Shutterstock)

Topcareer.id – Berwirausaha memang begitu tampak menjanjikan, dan betapa populer karier itu saat ini. Tapi ingat bahwa jalan wirausaha juga bisa bikin stres, bahkan lebih stres dari seorang karyawan. Jika tak pintar menghadapi burnout, kamu bisa benar-benar jatuh, khususnya bagi pengusaha perempuan.

Rachel Montanez, kontributor Forbes bertanya kepada pengusaha perempuan sekaligus CEO Girlboss, Sophia Amoruso soal hubungan antara pekerjaan dan kesejahteraan diri. Amoruso juga berbagi bagaimana menghadapi burnout bagi pengusaha perempuan.

Amoruso menjawab bagaimana ia menghindari kejenuhan selama menjalani rutinitas hariannya. Ia mengatakan bahwa ia selalu memastikan meluangkan waktu untuk kreativitas dan belajar untuk mengatakan “tidak” dengan elegan.

“Juga, hal-hal sederhana seperti merawat diri sendiri dengan minum air yang cukup. Serta mengetahui batas kemampuan saya. Menyadari batasan diri sangat berpengaruh, dan terkadang satu-satunya cara untuk mengetahuinya adalah dengan mencapainya,” kata Amoruso dalam laman Forbes.

Baca juga: 5 Kunci Utama Tingkatkan Nilai Bisnis

Ia menambahkan, pengingat kalender juga sangat berfungsi. Ia menggunakan pengingat kalender untuk perawatan diri.

“Teh juga merupakan bagian besar dari rutinitas saya. Meluangkan waktu untuk menikmati momen dan minum sesuatu seperti Teh Hijau Jepang.”

Amoruso pun mengatakan bahwa sangat penting untuk memiliki mental yang baik untuk diri sendiri. Coba luangkan waktu untuk berhenti sejenak dari rutinitas, merenungkan, dan menghitung kemenanganmu.

Dalam belajar melalui refleksi itu, lanjutnya, kamu bisa memastikan bahwa apa yang kamu lakukan hari ini tidak semuanya bersinggungan dengan hal-hal yang bikin burnout.

“Seperti yang baru-baru ini saya katakan kepada klien pelatihan bisnis. Bisnismu hanya akan berkembang jika kamu berhasil. Kesehatan, pertumbuhan profesional, dan pribadimu sama pentingnya dengan layanan yang kamu berikan,” ujarnya.

Jika kamu merasa sudah kehabisan tenaga karena rutinitas harian, perawatan diri, sabar serta realistis tentang seberapa banyak yang dapat kamu lakukan bisa membantu untuk lebih waras secara mental.

“Mendapatkan dukungan melalui jaringan profesional atau pelatih bisnis juga dapat membantumu mengurangi risiko dan mempercepat kurva belajar,” ujarnya.**(Feb)

Tinggalkan Balasan