Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, September 22, 2021
redaksi@topcareer.id
Covid-19

Dengan Jeda Dosis yang Lama, Suntikan Pfizer bisa Tingkatkan Antibodi lebih Tinggi

Sumber foto: qz.com

Topcareer.id – Jeda yang lebih panjang antara dosis vaksin Pfizer mengarah ke tingkat antibodi lebih tinggi daripada interval yang lebih pendek.

Sebuah penelitian di Inggris menemukannya pada hari Jumat (23/7), tetapi ada penurunan tajam pada tingkat antibodi setelah dosis pertama.

Studi ini mungkin membantu menginformasikan strategi vaksinasi terhadap varian Delta.

Setelah dua dosis vaksin, tingkat antibodi penetralisir dua kali lebih tinggi setelah interval pemberian dosis yang lebih lama, dibandingkan dengan interval pemberian dosis yang lebih pendek.

Antibodi penetralisir dianggap memainkan peran penting dalam kekebalan terhadap virus corona, tetapi tidak secara keseluruhan, sel T juga berperan.

Studi ini menemukan tingkat sel T secara keseluruhan 1,6 kali lebih rendah dengan jeda panjang, dibandingkan dengan jadwal pemberian dosis pendek 3-4 minggu.

Tetapi, proporsi yang lebih tinggi adalah sel T “penolong” dengan jeda panjang, yang mendukung memori kekebalan jangka panjang.

Para penulis menekankan bahwa jadwal pemberian dosis menghasilkan antibodi yang kuat dan respons sel T dalam penelitian terhadap 503 petugas kesehatan.

Temuan ini mendukung pandangan bahwa dosis kedua diperlukan untuk memberikan perlindungan penuh terhadap Delta.

Baca juga: Hore! 50 Juta Dosis Vaksin Pfizer Siap Didatangkan ke RI

Menunda dosis itu mungkin memberikan kekebalan yang lebih tahan lama, bahkan jika itu mengorbankan perlindungan dalam jangka pendek.

Inggris sekarang merekomendasikan jeda 8 minggu antara dosis vaksin untuk memberi lebih banyak orang perlindungan tinggi terhadap Delta lebih cepat.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan