Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 2, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Begini Cara Amazon Web Services Hadapi Pesatnya Perkembangan Digital

Topcareer.id – Amazon Web Services (AWS) dan AlphaBeta mengungkapkan bahwa 59% tenaga kerja digital di Indonesia mengaku belum memiliki kecakapan di bidang komputasi awan atau cloud computing.

Padahal menurut 110 juta SDM digital, kecakapan tersebut akan dibutuhkan dalam mendukung pekerjaan-pekerjaan mereka di tahun 2025.

Melihat hal ini, AWS berkolaborasi dengan Dicoding, perusahaan rintisan Indonesia yang bergerak di bidang edukasi untuk menyediakan beasiswa bagi pengembang cloud dan back-end yang diberi nama Laptop for Builders.

Program ini pun tidak hanya melakukan pelatihan mengenai dasar-dasar cloud bagi siswa sekolah menengah atas maupun sekolah vokasi saja, namun sekaligus melatih instruktur-instruktur di organisasi-organisasi setempat tentang bagaimana menjalankan program edukasi cloud secara efektif bagi peserta didik.

“Kami ingin membawa skill yang tepat buat Indonesia. Jadi kami tidak ingin melakukan training saja, tetapi mau melakukan training dengan konten yang tepat. Itu jauh lebih penting untuk Indonesia,” ujar Country Leader Indonesia AWS, Gunawan Susanto pada Jumat (20/8/2021).

Baca juga: Fugaku, Super Komputer Tercepat di Dunia

Sesuai dengan namanya, dalam rangka menunjang infrastruktur pendidikan setempat, AWS juga bakal mendonasikan sejumlah laptop bagi sekolah-sekolah maupun pesantren yang lokasinya tersebar di wilayah Indonesia.

Dalam implementasinya, AWS pun telah menyediakan lebih dari 150 pelatihan digital dalam Bahasa Indonesia dan memuat materi kursus yang sarat dengan muatan lokal selama 2021 ini.

Modul pelatihan pembangunan cloud ini meliputi beragam topik ulasan mengenai dasar-dasar cloud, keamanan, machine learning, data analytics, hingga Internet of Things, dari tingkat dasar, menengah, hingga mahir.

Ada 6 macam kursus yang disediakan, yakni AWS Cloud Practitioner Essentials, JavaScript Fundamentals, Architecting on AWS, Back-end App for Beginners, Back-end App Fundamentals, serta Becoming a Back-end Developer Expert.

“Program pelatihan digital yang banyak peminatnya, seperti AWS Cloud Practitioner Essentials, diharapkan akan dapat membawa pengetahuan baru bagi peserta didik yang mulanya awam terhadap teknologi cloud, mengenai konsep-konsep AWS Cloud, yang kemudian diperdalam kembali dengan serangkaian pembelajaran mengenai layanan, keamanan, arsitektur, pola pembiayaan, hingga dukungan AWS Cloud,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, guru di SMA Negeri 1 Semin, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Suharyanti yang ikut serta dalam program ini menceritakan bahwa ia yang tadinya sama sekali tidak familiar dengan cloud computing, dimampukan untuk bisa meneruskan ilmu berharga tentang teknologi masa depan kepada anak-anak didiknya lewat pelatihan yang disediakan AWS.

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan