Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Minggu, Juli 3, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Ethiopia Bikin Media Sosial Sendiri, Berniat Saingi Facebook hingga WhatsApp

Ethiopia. Dok/UN

Topcareer.id – Ethiopia telah mulai mengembangkan platform media sosialnya sendiri untuk menyaingi Facebook, Twitter dan WhatsApp.

Namun mereka juga tidak berencana untuk memblokir layanan global, kata badan keamanan komunikasi Ethiopia, Senin (23/8).

Ethiopia telah dilanda konflik bersenjata sejak tahun lalu yang mengadu pemerintah federal dengan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF), yang menguasai wilayah Tigray di utara negara itu.

Pendukung kedua belah pihak telah mengobarkan perang kata-kata paralel di media sosial.

“Pemerintah menginginkan platform lokalnya untuk ‘menggantikan’ Facebook, Twitter, WhatsApp dan Zoom,” kata Direktur Jenderal Badan Keamanan Jaringan Informasi (INSA), Shumete Gizaw.

Shumete menuduh Facebook menghapus posting dan akun pengguna yang katanya “menyebarkan kenyataan sebenarnya tentang Ethiopia.”

Kelompok hak asasi manusia internasional telah mengkritik pemerintah Ethiopia karena penutupan layanan media sosial yang tidak dapat dijelaskan, termasuk Facebook dan WhatsApp pada tahun lalu.

Juru bicara Facebook Afrika, Kezia Anim-Addo, menolak mengomentari rencana Ethiopia dan tidak segera menanggapi pertanyaan tentang tuduhan Shumete.

Ethiopia, negara berpenduduk sekitar 115 juta, memiliki sekitar 6 juta pengguna Facebook menurut Statista.

Baca juga: Facebook Hapus Lusinan Akun Misinformasi soal Vaksin

Shumete menolak merinci garis waktu, anggaran, dan perincian lainnya, tetapi mengatakan kepada Reuters: “Alasan di balik pengembangan teknologi dengan kapasitas lokal jelas … Mengapa menurut Anda pikir China menggunakan WeChat?”

Dia mengatakan Ethiopia memiliki keahlian lokal untuk mengembangkan platform dan tidak akan mempekerjakan orang luar untuk membantu.

Shumete juga mengatakan bahwa pihak berwenang sedang mengerjakan platform untuk menggantikan Facebook dan Twitter.

Sementara uji coba platform untuk menggantikan WhatsApp dan Zoom telah selesai dan platform itu akan segera beroperasi.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan