Find Us on Facebook

Subscribe to Our Channel

https://www.youtube.com/@topcareertv1083

Covid-19

Vaksin Pfizer untuk Usia 5-11 Tahun Tersedia di AS pada Musim Dingin

Sumber foto: qz.com

Topcareer.id – Petinggi FDA yang juga Direktur Pfizer, Dr. Scott Gottlieb mengatakan bahwa dia memprediksi regulator obat Amerika Serikat bisa memperjelas vaksin Pfizer-BioNTech untuk penggunaan darurat pada anak-anak usia 5 hingga 11 tahun pada akhir musim gugur atau awal musim dingin tahun ini.

Anggota dewan Pfizer mengatakan data dari uji coba vaksin perusahaan untuk anak-anak dalam kelompok usia itu “harus tersedia pada bulan September,” dan kemudian diserahkan ke Food and Drug Administration bulan itu.

“Permohonan itu mungkin tidak akan diajukan sampai suatu saat di bulan Oktober,” kata Gottlieb, yang memimpin FDA dari 2017 hingga 2019 selama pemerintahan Trump, dikutip dari laman CNBC.

“Jika FDA tetap pada timeline normalnya, dalam hal bagaimana meninjau aplikasi ini, akan diharapkan menjadi tinjauan empat hingga enam minggu untuk otorisasi penggunaan yang berpotensi darurat, sehingga menempatkan itu pada timeline sekitar musim gugur, awal musim dingin,” kata Gottlieb.

Harapan Gottlieb sejalan dengan pernyataan baru-baru ini dari kepala penasihat medis Gedung Putih Dr. Anthony Fauci di acara “Today” NBC.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, AS Mulai Kehabisan Pasokan Oksigen

Vaksin Covid dua suntikan Pfizer-BioNTech saat ini adalah satu-satunya yang menerima persetujuan penuh FDA. Namun, penetapan itu hanya untuk orang berusia 16 tahun ke atas. Anak-anak usia 12 hingga 15 tahun masih bisa mendapatkan Pfizer tetapi berdasarkan penggunaan darurat.

Satu suntikan Johnson & Johnson dan vaksin Moderna dua dosis, keduanya dalam penggunaan darurat di AS, diizinkan untuk mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Moderna telah mengajukan permohonan persetujuan FDA penuh untuk rentang usia tersebut.

J&J belum meminta persetujuan penuh dalam bentuk apa pun. Kembali pada bulan Juni, Moderna mengajukan permohonan untuk memperluas otorisasi penggunaan daruratnya untuk mencakup anak-anak usia 12 hingga 17 tahun.

Anak-anak kecil yang memiliki kemampuan untuk divaksinasi merupakan langkah penting dalam memerangi pandemi, terutama ketika anak-anak kembali ke sekolah.

Sementara coronavirus menimbulkan risiko lebih rendah bagi anak-anak daripada orang yang lebih tua dari 65 tahun, misalnya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terinfeksi masih dapat menularkan virus ke orang lain.

Leave a Reply