Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juli 7, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

PPKM Diperpanjang Lagi?

Menko Airlangga mengimbau masyarakat tidak bepergian ke luar negeri selama masa libur panjang.Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto. (dok/Youtube)

Topcareer.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah akan kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 2 minggu ke depan.

“Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, Pemerintah memutuskan untuk tetap melanjutkan PPKM di luar Jawa-Bali dari tanggal 7 sampai 20 September 2021,” ujar Airlangga dalam Konferensi Pers di Jakarta, Senin (6/9/2021).

Menurut Airlangga, dengan kerja keras yang dilakukan semua pihak embuat sejumlah wilayah mengalami perbaikan kasus COVID.19. Hal ini dibuktikan dari yang sebelumnya 34 Kab/Kota, kini hanya 23 Kab/Kota yang masuk ke dalam kategori PPKM Level 4.

Baca juga: RAB Donasikan Ratusan Ribu Paket Vitamin Selama PPKM

Selain itu, secara nasional juga diketahui bahwa jumlah Kasus Aktif per 5 September sudah berada di angka 155.519 kasus (3,8%), dengan Tingkat Kematian (CFR) sebesar 3,29% dan Tingkat Kesembuhan (RR) sebesar 92,94%.

“Situasi jumlah kasus aktif dibandingkan dengan awal Level PPKM (9 Agustus 2021), per 5 September secara nasional mengalami penurunan sebesar -65,33%. Untuk per Wilayah (Pulau) di luar Jawa-Bali, penurunan tertinggi terjadi di Nusa Tenggara sebesar -73,76%, sedangkan terendah penurunannya di Maluku-Papua yang turun sebesar -28,77%,” jelasnya.

Meski demikian, dari sisi mobilitas penduduk, Airlangga mengaku masih terdapat 8 Kab/Kota di luar Jawa Bali yang masih naik mobilitasnya (indikator Hitam). Sedangkan yang sudah turun mobilitasnya namun <10% (indikator Abu-abu) ada 7 Kab/Kota.

“Karena itu pada 15 Kab/Kota perlu dilakukan pengendalian atas mobilitas penduduk untuk mengendalikan laju kenaikan kasus Covid-19,” tegasnya.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan