Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juli 6, 2022
redaksi@topcareer.id
Covid-19

KSP Minta Pemda Terus Gandeng Masyarakat untuk Lawan COVID-19

Dok/KSP

Topcareer.id – Sebagai upaya melawan pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, pemerintah di daerah diminta aktif untuk menggandeng inisiatif gerakan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan oleh tim monitoring dan evaluasi Kantor Staf Presiden (KSP), saat berdiskusi dengan para bupati dan jajaran pemimpin daerah di Kabupaten Klaten dan Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa (7/9).

Joanes Joko, Tenaga Ahli Utama KSP menyebutkan, pertemuan tim KSP dengan kepala daerah difokuskan untuk mengajak pemerintah daerah, guna lebih gencar mengkampanyekan disiplin prokes dan vaksinasi.

“Juga, agar pemda lebih aktif menggandeng masyarakat sipil karena sejauh monitoring tim KSP modal sosial Indonesia sangat kuat di tingkat hulu,” imbuhnya.

Jogo Tonggo dan Tim Kubur Cepat

Dalam kesempatan itu, Joko mengapresiasi gerakan masyarakat seperti Jogo Tonggo dan Tim Kubur Cepat (TKC) di Kabupaten Klaten dalam membantu penanganan Covid-19.

“Saya berharap gerakan masyarakat seperti ini diperkuat oleh dukungan pemda.”

Tim Kubur Cepat (TKC), misalnya, merupakan inisiatif masyarakat dari berbagai unsur di Klaten yang bertujuan untuk meringankan beban penanganan Covid-19 di daerah.

Relawan TKC di Klaten yang saat ini hampir mencapai 4000 orang bergerak untuk membantu pemulasaran dan pemakaman warga yang meninggal akibat Covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Harian di Bangkalan Masih di Bawah Rata-rata, Ini Langkah KSP

Tingkat kematian di Klaten masih cukup tinggi

Hingga saat ini, Kabupaten Klaten masih mencatatkan kasus kematian akibat Covid-19 yang cukup tinggi, yakni pada level 8,3 persen.

Angka ini didominasi oleh pasien lansia, pasien dengan penyakit bawaan (komorbid) dan pasien yang belum menerima vaksin.

“Kami akan memperkuat penanganan Covid-19 dengan program pembagian masker di setiap desa melalui puskesmas yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis,” kata Sri Mulyani, Bupati Klaten.

Tingkat kedisiplinan prokes di Wonogiri masih perlu perhatian

Sementara itu di Kabupaten Wonogiri, walaupun angka penularan Covid-19 dan bed occupancy rate (BOR) sudah menurun. Namun tingkat kedisiplinan masyarakat terhadap prokes masih menjadi perhatian.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan strategi penanganan Covid-19 di Wonogiri dilakukan dengan memperkuat kapasitas di Desa dan Kecamatan.

Meskipun per tanggal 7 September lalu Wonogiri telah memasuki PPKM Level 3, pemerintah memastikan bahwa kebijakan ‘mematikan lampu jalan di atas jam 20.00 untuk menekan mobilitas masyarakat’ akan terus gencar dilakukan.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan