Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Oktober 21, 2021
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Ini 8 Hal yang Boleh dan Tidak Dilakukan Saat Konsumsi Suplemen (Bagian 1)

Suplemen. Dok/Times of India

Topcareer.id – Apapun tren kesehatan saat ini, orang selalu mencari jalan untuk menjaga kesehatan mereka. Ada yang mengikuti tren konsumsi minyak ikan, suplemen, atau vitamin E. Tapi mencampur beberapa vitamin atau suplemen seperti itu apakah baik-baik saja?

Bagaimana jika konsumsi suplemen dengan keadaan perut kosong, apakah aman? Melansir laman CNA Lifestyle, berikut adalah 8 hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat konsumsi suplemen kesehatan.

1. Jangan gabung konsumsi minyak ikan dan vitamin E: Salah

“Pernyataan ini kemungkinan besar berasal dari sumber online yang tidak dapat diverifikasi yang mengklaim bahwa mengonsumsi minyak ikan dan vitamin E bersama-sama dapat menyebabkan pendarahan yang berlebihan,” kata Lee Yap Huat, seorang apoteker senior.

Ia mengatakan, ada penelitian yang sedang berlangsung dan beberapa yang diterbitkan untuk menilai efek menggabungkan minyak ikan dan vitamin E untuk meredakan nyeri haid dan meningkatkan kadar gula darah pada pasien dengan penyakit arteri koroner.

Bahkan, suplemen tertentu mengandung kombinasi keduanya. Tetapi jika kamu berpikir untuk mulai mengonsumsi minyak ikan atau suplemen vitamin E, tanyakan kepada dokter terlebih dahulu – terutama jika kamu sedang menjalani pengobatan atau memiliki kondisi medis.

2. Jangan gabungkan kalsium dan zat besi: Benar

“Penelitian telah menunjukkan bahwa penyerapan zat besi dapat berkurang jika suplemen zat besi dikombinasikan dengan suplemen kalsium dan/atau produk yang mengandung kalsium seperti susu. Jika kamu harus mengonsumsi tablet zat besi dan kalsium, beri jarak setidaknya dua jam,” kata Lee.

Baca juga: Serangan Panik Dan Serangan Kecemasan, Apa Bedanya?

3. Jangan konsumsi vitamin saat perut kosong: Tergantung

Ini tentang jenis vitamin yang kamu konsumsi, kata apoteker Wang Hui. “Vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E dan K lebih baik diserap saat dikonsumsi bersama makanan. Ini karena makanan berlemak memicu pelepasan empedu, cairan pencernaan, yang penting untuk penyerapan vitamin ini.”

Juga, pastikan kamu makan sesuatu terlebih dahulu sebelum mengonsumsi minyak ikan atau suplemen zat besi, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah yang lebih banyak, katanya, karena dapat mengganggu perut kosong. Namun, Wang menjelaskan, vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin B dan C, lebih baik diserap ketika dikonsumsi saat perut kosong.

4. Jangan campur zinc dengan antibiotik: Benar

Jika kamu mengkonsumsi antibiotik seperti tetrasiklin dan kuinolon seperti yang dianjurkan doktermu, kamu mungkin perlu mengambil tablet zinc secara terpisah, saran Wang. “Zinc dapat mengikat antibiotik jenis ini, yang mencegah tubuh menyerap zinc dan antibiotik,” katanya.

Contoh antibiotik ini termasuk doxycycline (untuk jerawat) dan ciprofloxacin (untuk infeksi paru-paru, kulit, saluran kemih). “Jika ragu, minum antibiotik setidaknya dua jam sebelum atau empat hingga enam jam setelah mengonsumsi suplemen zinc,” saran Wang.**(Feb)

Tinggalkan Balasan