Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Juli 6, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

10 Negara dengan Harga Bensin Termahal di Dunia (Bagian 1)

Topcareer.id – Dikarenakan masalah pasokan dan stok yang menipis, harga bensin melonjak di banyak bagian negara ini. Harga rata-rata adalah USD 1,20 per liter, menurut GlobalPetrolPrices.com, tetapi ini sangat bervariasi tergantung di mana kamu berada di mana.

Berdasarkan data terbaru dari GlobalPetrolPrices.com dan dikutip dari laman lovemoney, berikut negara-negara yang harga bensinnya sangat mahal.

1. Hong Kong

Pihak berwenang Hong Kong menumpuk pajak berat untuk bensin untuk mencegah kepemilikan mobil demi angkutan umum di wilayah administrasi khusus. Pengemudi perlu mengocek kantong yang dalam jika mereka ingin mengemudi, karena harga bensin sangat mengejutkan, yakni USD2,56 per liter atau sekitar Rp36.110 (kurs USD1= Rp14.105.

2. Belanda

Orang Belanda membayar mahal untuk bahan bakar. Kembali pada Juni 2021, harganya menggiurkan USD 2,11 per liter atau Rp29 ribuan dan sekarang harganya naik lebih tinggi. Pada September 2021, pengendara harus membayar USD2,18 per liter atau Rp30 ribuan, menjadikan Belanda tempat paling mahal di Eropa untuk mengisi tangki.

Negara ini telah lama menerapkan beberapa pajak bahan bakar tertinggi di dunia, termasuk pajak karbon eksplisit dan pajak cukai bahan bakar, menurut OECD.

Baca juga: Catat Rekor, Beban Listrik Jawa-Bali Capai Puncak 28.093 MW

3. Republik Afrika Tengah

Karena tidak menghasilkan minyak atau gas alam sendiri, Republik Afrika Tengah bergantung pada impor. Ini berarti bahwa harga bahan bakar jauh lebih tinggi daripada di negara-negara tetangga, dengan biaya yang menggiurkan sebesar USD2,14 (Rp30.186) per liter.

Data OEC menunjukkan bahwa negara itu mengimpor USD57,7 juta minyak sulingan pada 2019, tetapi kekurangan global dan masalah rantai pasokan mempersulit Afrika Tengah untuk menyamai investasi ini pada 2021.

4. Norwegia

Meskipun menjadi salah satu produsen minyak terbesar di Eropa, Norwegia telah memilih untuk mengenakan pajak bensin daripada mensubsidi – menjadikannya satu-satunya negara penghasil minyak di dunia yang melakukannya. Akibatnya, pengendara membayar rata-rata USD2,11 (Rp29.763) untuk satu liter.

5. Israel

Tidak seperti negara-negara lain di Timur Tengah, Israel telah memberlakukan pajak bahan bakar yang tinggi, dengan rata-rata liter bensin menghabiskan anggaran USD2,03 (Rp28.634). Dilaporkan bahwa bensin itu sendiri menyumbang sekitar 32% dari harga ini, sedangkan biaya sisanya mencakup harga kilang, PPN, dan pajak cukai.**(Feb)

Tinggalkan Balasan