Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Juni 30, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Sudah Mengajukan Resign tapi Berubah Pikiran? Begini Cara Membatalkannya

Dok. Time

Topcareer.id – Jika kamu ingin berhenti dari pekerjaan karena alasan tertentu dan tiba-tiba mengalami perubahan keadaan, kamu bisa mempertimbangkan untuk mencoba meminta atasan untuk mengabaikan surat pengunduran diri kamu.

Jika kamu yakin bahwa mencabut surat pengunduran diri adalah kepentingan terbaikmu, ada beberapa langkah yang dapat kamu lakukan.

Tujuannya agar bisa tetap menjaga hubungan profesional kamu dengan tim serta meningkatkan peluang untuk mempertahankan pekerjaanmu.

Artikel ini membahas proses pembatalan pengunduran diri di tempat kerja dan beberapa hal yang harus kamu perhatikan.

Apa yang dimaksud dengan pencabutan surat pengunduran diri?
Membatalkan surat pengunduran diri adalah ketika kamu memberi tahu atasan bahwa tidak ingin lagi bekerja di perusahaan.

Jika kamu mengirimkan surat yang membatalkan pengunduran dirimu, terserah kepada perusahaan untuk memutuskan.

Ada kemungkinan kamu tetap bisa bekerja kembali, tetapi juga ada perusahaan yang menjunjung tinggi persyaratan pemberitahuan pengunduran diri kamu sehingga tidak mungkin bagi kamu untuk menariknya kembali.

Saat membatalkan surat pengunduran diri, kamu harus dengan jelas menyatakan secara tertulis bahwa kamu ingin mencabut pernyataanmu sebelumnya.

Kemudian buat permintaan agar kamu diizinkan untuk terus bekerja.

Kamu harus berkomunikasi dengan manajer langsung dan bagian HRD untuk mengajukan pencabutan surat pengunduran dirimu.

Tips untuk membatalkan pengunduran dirimu secara efektif
Jika kamu telah memutuskan bahwa kamu tetap menginginkan pekerjaanmu kembali, terapkan tips berikut ini untuk mempermudah prosesnya:

Baca buku panduan perusahaan
Tinjau buku panduan perusahaan dan kontrak kerja awal untuk informasi apa pun tentang surat pengunduran diri dan pencabutan.

Beberapa perusahaan mungkin memiliki kebijakan untuk menangani pencabutan yang mengharuskan kamu mendaftar ulang dengan departemen HRD.

Jika perusahaan tidak memiliki kebijakan tersebut, mulailah dengan menyiapkan pernyataan pencabutan tertulis.

Bicara dengan atasan kamu lebih dulu
Sebelum kamu mengirimkan pemberitahuan resmi yang membatalkan surat pengunduran dirimu, bicarakan dengan atasanmu tentang kemungkinan kamu bisa tetap berada di tim.

Kamu masih dapat mencoba membatalkan pengunduran diri terlepas dari apakah mereka tampaknya terbuka untuk mempertahankanmu sebagai karyawan.

Berbicara dengan atasan bisa membantu kamu mengatur isi surat.

Menulis surat pencabutan pengunduran diri ketika atasanmu memang masih ingin kamu tetap tinggal akan memudahkan jalanmu.

Buka jalur komunikasi
Jelaskan kepada atasan bahwa kamu terbuka untuk mendiskusikan berbagai opsi yang memungkinkanmu tetap berada di tempat kerja saat ini.

Tanyakan tentang kapan kamu bisa menerima keputusan, pahami bahwa mereka mungkin perlu waktu untuk mendiskusikan keputusan dengan para pemimpin perusahaan lainnya.

Baca juga: Lakukan Ini saat Mengundurkan Diri dari Pekerjaan

Siapkan bukti
Jika kamu memiliki alasan yang sangat kuat untuk ingin mempertahankan pekerjaanmu, kamu bisa mempertimbangkan untuk menyiapkan bukti yang bisa menunjukkan kepada atasanmu mengapa keadaan berubah.

Memiliki beberapa dasar yang terkait dengan situasimu bisa membantumu meyakinkan atasan bahwa kamu masih pantas mendapatkan kesempatan kedua.

Terus hadir
Bekerja keraslah untuk mengamankan posisi kamu dan cobalah untuk menunjukkan keunggulan saat menyelesaikan semua tanggung jawabmu.

Mempertahankan tingkat kinerja tinggi dan melampaui harapan akan membantu menunjukkan nilai kamu pada perusahaan.

Berkomitmen pada pekerjaanmu juga bisa mulai membangun kepercayaan dengan rekan kerja dan menunjukkan semangatmu untuk bekerja.

Beritahu rekan kerja
Beberapa kolega kamu mungkin merasa tidak nyaman dengan pengunduran dirimu, dan ketika kamu membatalkan pengunduran diri berarti mereka membuang-buang waktu dan energi mereka tanpa alasan.

Beri jeda waktu untuk mengabarkan kolega kamu bahwa dirimu tetap berada di tim, untuk menghindari menyebabkan mereka mengalami ketidakpastian atau kebingungan lagi.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan