Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 2, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

5 Cara Lindungi Perangkat Kamu dari Serangan Ransomware

Topcareer.id – DiVmasa pandemi ini, proses digitalisasi sangat gencar dilakukan di berbagai bidang. Sayangnya, tingkat serangan siber pun semakin tinggi dan bermacam-macam.

Seperti yang belakangan ini terjadi, dimana pengguna internet mengaku mengalami serangan ransomware. Bagi yang belum familiar, ransomware ini menyerang data-data para korban dengan menguncinya sehingga tidak bisa dibuka. Bahkan beberapa peretas bisa merusak data-data secara permanen.

Para peretas pun biasanya meminta korban untuk membayar tebusan dengan jumlah yang bervariatif agar berkas mereka bisa kembali dibuka.

Melihat fenomena ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun memberikan beberapa tips untuk menghindar dari serangan ransomware.

Baca juga: PT PELNI Buka Lowongan Kerja, Intip Persyaratannya di Sini

Pertama yakni membackup data secara teratur dan berkala dengan menyimpan data yang penting di layanan cloud computing ataupun hard drive eksternal. Kemudian tambahkan keamanan dengan menggunkan kata sandi yang kuat dan otentikasi dua faktor.

Kedua, waspadalah terhadap email, aplikasi pesan/media sosial ataupun forum online yang masuk. Situs web yang terinfeksi dan lampiran email saat ini menjadi persembunyian yang paling umum untuk para peretas ransomware.

Ketiga, updatelah software tepat waktu. Di sini kamu bisa mengaktifkan update software secara otomatis, sehingga ketika ada pembaharuan kamu tidak akan terlupa atau tertinggal.

Keempat, jika kalian sempat mengklik banner iklan, situs web tidak muncul, ataupun tiba-tiba situs tersebut mengiunduh sesuatu yang tidak kamu inginkan, maka segeralah tutup halaman tersebut dan batalkan unduhan. Jangan sampai ada sesuatu yang terinstall secara otomatis di perangkatmu tanpa kamu ketahui kegunaannya.

Kelima, matikan fitur sharing atau berbagi file. Nah bagi kamu yang sering menggunakan perangkat di jaringan yang berbeda-beda, alangkah baiknya untuk mematikan file sharing dan hindari semaksimal mungkin memberikan hak izin sharing penuh ke sebuah jaringan.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan