Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Juli 2, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Jangan Lewatkan! Gerhana Bulan Parsial Terpanjang Abad Ini Pertengahan November

Topcareer.id – Gerhana bulan parsial terpanjang abad ini akan berlangsung antara 18 dan 19 November 2021.

NASA memperkirakan bahwa gerhana Bulan Purnama Micro Beaver yang hampir total akan berlangsung sekitar 3 jam 28 menit dan 23 detik.

Bulan Micro Beaver terjadi ketika bulan berada pada titik terjauh dari Bumi.

Gerhana bulan sebagian ketika bayangan Bumi menutupi 97% bulan purnama, akan menjadi yang terpanjang sepanjang abad ini.

Fenomena ini juga akan menjadi gerhana bulan parsial terlama dalam 580 tahun, menurut Holcomb Observatory di Butler University, Indiana AS.

Gerhana bulan terjadi ketika Bumi meluncur di antara bulan dan matahari, sehingga bayangan planet Bumi mengalami gerhana.

Bayangan dapat menghalangi semua wilayah yang terpapar, cahaya matahari dan akan mewarnai bulan menjadi tampak merah tua dan berkarat.

Kemerahan bulan ini terjadi karena cahaya dari matahari, meskipun secara langsung terhalang oleh umbra bumi, atau bagian tergelap dari bayangannya, membelok di sekitar planet Bumi dan bergerak melalui atmosfer untuk mencapai bulan.

Atmosfer bumi menyaring panjang gelombang cahaya yang lebih pendek dan lebih biru dan memungkinkan panjang gelombang merah dan oranye lewat, Livescience.com melaporkan.

Setelah panjang gelombang merah dan oranye ini melewati atmosfer Bumi, maka bulan akan bermandikan dalam cahaya merah mahoni yang dalam.

Baca juga: Supermoon Akan Kembali Hiasi Langit Malam

Wilayah Gerhana Bulan Parsial
Gerhana ini akan terlihat dari Amerika Utara dan Samudra Pasifik, Alaska, Eropa Barat, Australia timur, Selandia Baru, dan Jepang.

Meskipun tahap awal gerhana terjadi sebelum bulan terbit di Asia timur, Australia, dan New Zealand, pengamat gerhana di wilayah ini akan dapat melihat gerhana saat mencapai puncaknya.

Sayangnya, tidak ada gerhana yang akan terlihat dari Afrika, Timur Tengah atau Asia Barat karena terhalang awan akibat cuaca.

Untuk Indonesia di wilayah DKI Jakarta menurut timeanddate.com puncak gerhana fenomenal ini akan terlihat pada Jumat 19 November pada pukul 17:53 atau sekitar waktu maghrib.

Itu merupakan waktu gerhana mencapai magnitudo terbesarnya saat seluruh Bulan berada di atas ufuk di Jakarta.

Karena Bulan berada di dekat cakrawala saat itu, disarankan untuk pergi ke tempat yang tinggi rooftop gedung tinggi.

Bisa juga dicoba untuk mencari area yang tidak terhalang dengan pemandangan apapun ke arah Timur hingga timur laut untuk mendapatkan pemandangan gerhana yang terbaik.**(RW)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan