Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Senin, Januari 24, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Qatar Jadi Negara Paling Kaya? Ada Kontribusi PMI Lho di Sana…

Dok/Shutterstock

Topcareer.id – Qatar didaulat menjadi salah satu negara paling kaya dan makmur di dunia. Sebab dengan jumlah penduduk yang sedikit, Qatar mampu memiliki produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 132.886 dollar AS dan menjadi negara pengekspor minyak bumi terbesar di dunia

Namun Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi, mengatakan keberhasilan ini tak lepas dari kontribusi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di Timur Tengah tersebut.

“Para PMI di Qatar tak hanya bekerja di bidang profesional seperti minyak, gas, dan bumi tetapi juga meluas di berbagai pendukung lainnya. Termasuk sektor perbankan, kesehatan, telekomunikasi, pendidikan, RS, transportasi. Bahkan pertanian dan peternakan,” ujarnya secara virtual pada Sabtu (5/12/2021).

Baca juga: BNI Life Buka Lowongan, Tunjangannya Banyak Lho!

Menurut Anwar, saat akan bertolak ke Qatar, banyak PMI yang belum tahu pasti apa saja yang akan dihadapi di negara asing. Tetapi dengan modal semangat yang luar biasa, para PMI, mampu bertahan dan memberikan sumbangsih tak hanya untuk negara Qatar, tetapi juga untuk keluarga yang dicintai, yang masih tinggal di tanah air.

“Hal ini secara langsung atau tak langsung berpengaruh kepada peningkatan perekonomian negara Indonesia. Karenanya, saya mengucapkan kepada seluruh PMI, dan seluruh pahlawan devisa tanah air yang ada di Qatar dan juga keluarga mereka yang telah menjadi duta bangsa Indonesia,” jelasnya.

Kiprah PMI, lanjut Anwar, juga diharapkan menjadi modal luar biasa untuk mengembangkan kerja sama kedua negara di masa mendatang mengingat banyaknya kesamaan untuk membangun ikatan silaturrahmi yang sinergis antara dua negara.

“Bukan hanya untuk kepentingan ekonomi namun juga untuk kepentingan pengembangan budaya terutama peradaban di masa mendatang,” pungkasnya.**(Feb)

the authorSherley Agnesia

Tinggalkan Balasan