Find Us on Facebook

Instagram Gallery

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Januari 27, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

New Zealand Bakal Melarang Penjualan Rokok untuk Anak Muda

Topcareer.id – New Zealand berencana untuk melarang generasi mudanya membeli rokok seumur hidup mereka.

Ini menjadi salah satu tindakan keras terberat terhadap industri tembakau, negeri Kiwi tersebut beralasan bahwa upaya lain untuk menghapus rokok memakan waktu terlalu lama.

Orang berusia 14 tahun ke bawah pada tahun 2027 tidak akan pernah diizinkan untuk membeli rokok di negara berpenduduk lima juta orang itu.

Bagian dari proposal yang diumumkan pada hari Kamis (9/12) juga akan membatasi jumlah pengecer yang berwenang untuk menjual tembakau dan mengurangi kadar nikotin di semua produk.

“Kami ingin memastikan kaum muda tidak pernah mulai merokok sehingga kami akan membuat pelanggaran untuk menjual atau memasok produk tembakau asap ke kelompok pemuda baru,” kata Associate Minister of Health di New Zealand Ayesha Verrall.

Saat ini, 11,6% dari semua warga New Zealand berusia di atas 15 tahun merokok, proporsi yang meningkat menjadi 29% di antara orang dewasa suku Maori asli, menurut angka pemerintah.

Pemerintah akan berkonsultasi dengan satuan tugas kesehatan Maori dalam beberapa bulan mendatang sebelum memperkenalkan undang-undang ke parlemen pada Juni tahun depan.

Pembatasan kemudian akan diluncurkan secara bertahap mulai tahun 2024.

Pembatasan akan dimulai dengan pengurangan tajam jumlah penjual resmi, diikuti dengan pengurangan persyaratan nikotin pada tahun 2025.

Kemudian New Zealand akan mulai menjalani kampanye generasi “bebas asap rokok” mulai tahun 2027.

Paket tindakan tersebut akan membuat industri tembakau ritel New Zealand menjadi salah satu yang paling dibatasi di dunia.

Pemerintah New Zealand mengatakan sementara langkah-langkah yang ada seperti pengemasan dan pungutan atas penjualan telah memperlambat konsumsi tembakau.

Baca juga: KOMPAK Serahkan Mural Bahaya Rokok, KSP Dukung Penurunan Prevalensi Rokok Anak

Langkah-langkah yang lebih keras diperlukan untuk mencapai tujuannya yakni kurang dari 5% dari populasi merokok setiap hari pada tahun 2025.

Aturan baru itu akan mengurangi separuh tingkat merokok di negara itu dalam waktu 10 tahun sejak diberlakukan.

Merokok telah membunuh sekitar 5.000 orang per tahun di New Zealand, ini menjadikannya salah satu penyebab utama kematian yang dapat dicegah di negara itu.

Empat dari lima perokok mulai merokok sebelum usia 18 tahun, kata pemerintah negara itu.

Otoritas kesehatan menyambut baik tindakan keras itu, sementara pengecer menyatakan keprihatinan tentang dampaknya terhadap bisnis mereka dan memperingatkan munculnya pasar gelap.

Pemerintah tidak memberikan secara spesifik tentang bagaimana aturan baru akan diawasi atau apakah dan bagaimana peraturannya berlaku untuk pelancong yang datang.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Tinggalkan Balasan