Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Sabtu, Januari 22, 2022
redaksi@topcareer.id
Tren

Dua Ribu Mahasiswa Bersaing Bangun Startup Digital pada Program AI Creation

AI Creation, program dari Huawei untuk menciptakan talenta digital di Indonesia.

Topcareer.id – Lebih dari 2000 mahasiswa berpartisipasi bersama Huawei untuk menciptakan startup berbasis kecerdasan artifisial (AI) melalui program AI Creation yang diluncurkan sejak Agustus 2021 hingga Januari tahun ini.

Hal itu terselenggara dalam rangka mendukung program pemerintah Indonesia untuk mencetak 600 ribu talenta digital setiap tahun serta mendorong Gerakan Nasional 1000 Startup Digital.

Huawei bekerja sama dengan BISA AI Academy, Oudpro Indonesia, dan Pusat Kajian Ilmu Komputer UPN Veteran Jakarta menggelar program tersebut untuk mendorong mahasiswa mengasah keterampilan berwirausaha dalam menciptakan perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup).

“Program ini bertujuan mencetak startup-startup digital berbasis kecerdasan artifisial dari Indonesia,” kata Octaviano Pratama, CEO BISA AI Academy sekaligus ketua pelaksana AI Creation dalam pers rilis yang diterima Topcareer.id, Selasa (4/1/2022).

“Berkaca dari keberhasilan penyelenggaraan AI Creation angkatan pertama 2021, maka kami akan melanjutkan dengan AI Creation angkatan kedua yang akan dilaksanakan mulai bulan Februari 2022 berafiliasi dengan platform Kampus Merdeka,” Octaviano menambahkan.

President Huawei Cloud Indonesia Jason Zhang menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen jangka panjang Huawei dalam mengakselerasi transformasi digital Indonesia, terutama dalam hal dukungan terhadap penguatan ekosistem digital dan pengembangan talenta digital.

Hingga kini, Huawei Cloud telah berhasil melibatkan 2,3 juta developer, 14.000 mitra konsultan, 6.000 mitra teknis, serta merilis 4.500 produk Marketplace. Huawei Cloud juga telah menjadi platform penting bagi berbagai organisasi untuk go digital.

Baca juga: Wow, Apple Jadi Perusahaan Pertama Yang Capai Nilai Pasar 3 Triliun US Dollar

“Di bawah payung komitmen besar I Do, Huawei sekarang ini memiliki target menyiapkan 100 ribu talenta digital hingga 2024 sebagai salah satu sumbangsih untuk menyiapkan SDM yang terampil dan siap untuk mendukung laju pertumbuhan perusahaan rintisan digital di Indonesia,” ujar Jason Zhang.

Program Huawei AI Creation ini juga merupakan bagian dari program besar bernama Huawei Cloud Spark yang diluncurkan sejak Agustus 2020 di Singapura.

Melalui program ini Huawei berkolaborasi dengan pemerintah, inkubator terkemuka dan perusahaan venture capital serta universitas membangun platform pendukung bagi munculnya perusahaan rintisan. Saat ini lebih dari 40 perusahaan rintisan telah berpartisipasi dalam program ini.

Program AI Creation ini diawali dengan seleksi proposal ide startup berbasis AI, di mana mahasiswa membentuk tim untuk membangun startup digital mereka.

Hasil dari seleksi ide, dipilih 30 besar startup yang akan diberikan fasilitas membangun startup digital dari segi pengembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (Hacker), desain dan produk (Hipster), serta bisnis dan manajemen (Hustler).

Selama 3 bulan, para peserta akan ditantang untuk membangun sendiri produk startup mereka, brand beserta teknologi yang akan dipergunakan di bawah bimbingan dan arahan dari para pakar dan praktisi yang terlibat dalam program ini.

Peserta juga akan dibekali dengan wawasan industri, pengembangan aplikasi, dan bisnis melalui lebih dari 50 webinar melalui Tampil ID (tampil.id). Peserta juga diberikan fasilitas Huawei Cloud secara gratis.

Saat ini, 10 startup finalis AI Creation yang telah diseleksi dari angkatan pertama tahun ini akan mempresentasikan masing-masing produk mereka di Huawei Exhibition Hall pada Januari 2022 dengan harapan menarik perhatian investor yang tertarik mendanai proyek rintisan mereka tersebut.

Tinggalkan Balasan