TopCareerID

Apa Bisa Terinfeksi Varian Delta dan omicron Secara Bersamaan?

varian covid-19

Ilustrasi virus corona. (dok. BBC)

Topcareer.id – Saat ini, varian Omicron menyebar di banyak negara menyebabkan lonjakan kasus Covid-19 di seluruh dunia. Sementara, infeksi sebelumnya, Delta juga belum berakhir. Di satu sisi Omicron dinilai memiliki dampak penyakit lebih ringan dibanding Delta. Tapi, apakah bisa terinfeksi Omicron dan Delta secara bersamaan?

Meskipun tidak umum, setidaknya ada tiga kasus yang terdokumentasi dari seseorang yang memiliki dua jenis COVID-19 sekaligus.

Sebuah makalah ilmiah yang dipresentasikan pada Kongres Mikrobiologi Klinis & Penyakit Menular Eropa musim panas ini menguraikan kisah seorang wanita berusia 90 tahun di Belgia yang memiliki varian alfa dan beta dari COVID-19.

Setelah tes skrining untuk SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, memberikan hasil positif yang kuat, tes lanjutan untuk melihat varian tertentu menemukan bahwa dia terinfeksi dua jenis. Dia dirawat di rumah sakit dan meninggal hanya lima hari kemudian. Menurut laporan kasus, sumber infeksi ganda tidak jelas.

Baca juga: Sinar Matahari Bisa Mendukung Kesehatan Fisik Dan Mental

Makalah lain, yang diterbitkan pada April 2021 di jurnal Virus Research, mengidentifikasi dua pasien berusia 30-an di Brasil yang terinfeksi pada November 2020 dengan varian P.2 dan varian lain (satu orang memiliki varian Gamma; yang lain memiliki varian B. 1,91). Kedua pasien memiliki gejala ringan, termasuk batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.

Meskipun belum ada laporan terdokumentasi tentang koinfeksi dengan varian Delta dan Omicron, dokter mengatakan itu bisa terjadi. “Ini sangat mungkin dari sudut pandang molekuler,” kata Thomas Russo, profesor dan kepala penyakit menular di University at Buffalo, dikutip dari laman Health.

Amesh A. Adalja, pakar penyakit menular dan sarjana senior di Pusat Keamanan Kesehatan Johns Hopkins juga mengatakan koinfeksi dengan dua jenis virus yang sama dapat terjadi. “Secara biologis, ya, mungkin saja terinfeksi Omicron dan Delta sekaligus,” kata Amesh.

Exit mobile version