TopCareerID

Contoh Jawab Pertanyaan Interview: “Apa Keputusan yang Paling Sulit Diambil?”

Dok. Totaljobs

Topcareer.id – Pernahkah kamu mendapat pertanyaan interview kerja seperti ini: , “Keputusan tersulit apa yang harus Anda buat dalam posisi Anda?” atau, “Pernahkah Anda membuat keputusan yang sangat sulit di tempat kerja?” Namun, tidak ada jawaban benar atau salah atas pertanyaan itu.

Cara terbaik untuk mempersiapkan jenis pertanyaan ini adalah dengan menyiapkan contoh untuk dibagikan kepada pewawancara. Kamu akan dapat menunjukkan kepada manajer perekrutan bagaimana dirimu berhasil menangani tantangan di tempat kerja.

Apa yang ingin diketahui pewawancara

Perekrut mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini dalam wawancara kerja dan promosi hanya karena mereka ingin melihat bahwa ketika kamu menghadapi keputusan atau situasi yang sulit, kamu dapat mengatasinya. Mereka juga ingin melihat keputusan seperti apa yang kamu anggap sulit.

Ini adalah pertanyaan wawancara perilaku yang dirancang untuk menemukan bagaimana kamu mengelola situasi tertentu. Logika di balik jenis pertanyaan ini adalah bahwa bagaimana kamu berperilaku di masa lalu adalah prediktor dari apa yang akan kamu lakukan di masa depan.

Cara terbaik untuk merespons

Saat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, berikan satu atau dua contoh nyata dari situasi sulit yang sebenarnya kamu hadapi di tempat kerja. Kemudian diskusikan keputusan apa yang harus kamu buat untuk memperbaiki situasi. Berikut adalah beberapa keputusan paling menantang yang harus diambil oleh orang-orang di manajemen menengah dan manajemen senior:

Baca juga: Tips Kuasai Wawancara Video Dalam 5 Menit

Memutuskan siapa yang akan diberhentikan jika PHK menjadi perlu secara ekonomi
Mengakhiri anggota tim yang bermaksud baik, tetapi tidak kompeten
Memutuskan siapa yang akan dipromosikan ketika kamu memiliki beberapa kandidat hebat
Memutuskan apakah kamu harus memotong tunjangan yang biasa diterima karyawan (seperti bonus liburan) untuk membantu menstabilkan keuangan perusahaan

Jika kamu ingin tampil percaya diri dan mampu membuat keputusan besar dengan tenang dan rasional, hindari contoh yang membuat kamu tampak bimbang atau tidak yakin.

Apapun jawaban yang Anda berikan, spesifiklah. Uraikan apa yang kamu lakukan, bagaimana kamu melakukannya, dan bagaimana keputusan sulitmu pada akhirnya menguntungkan tim dan atasan.

Jawab dengan hal positif, misalnya: “Meskipun itu adalah keputusan yang sulit untuk memberhentikan karyawan tertentu, saya melakukannya dengan cara yang sangat profesional, dan keputusan ini pada akhirnya mengarah pada peningkatan efisiensi dan produktivitas di seluruh departemen kami.”

Contoh jawaban:

Keputusan yang harus saya buat dalam sebuah tim sulit, hanya karena keputusan ini membutuhkan lebih banyak waktu dan membutuhkan komunikasi antara anggota tim. Misalnya, saya sedang mengerjakan proyek tim, lalu kolega saya dan saya harus membuat sejumlah pilihan tentang bagaimana menggunakan anggaran kami yang terbatas.

Karena keputusan ini melibatkan percakapan kelompok, tim kami belajar cara berkomunikasi secara efektif satu sama lain, dan saya yakin kami pada akhirnya membuat keputusan terbaik untuk tim.

Exit mobile version