Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Kamis, Oktober 6, 2022
redaksi@topcareer.id
Tips Karier

Tips Kuasai Wawancara Video dalam 5 Menit

Ilustrasi interview kedua.

Topcareer.id – Kamu pasti pernah mendengar suatu tips yang mengatakan bahwa kesan pertama saat wawancara sangat diperhitungkan terutama untuk wawancara kerja.

Ini betul. Sepertiga bos perusahaan bahkan mengatakan mereka akan tahu dalam 90 detik pertama apakah mereka akan mempekerjakan seseorang.

Jadi, memulai dengan kesan kuat adalah suatu keharusan, termasuk saat kamu harus melakukan wawancara kerja via virtual atau video.

Dari masalah teknis hingga apa yang akan dikenakan, ada banyak hal yang harus diperhatikan di awal wawancara video.

Berikut ini empat tips untuk memaksimalkan lima menit pertama dalam sesi wawancara kerja video kamu.

Persiapkan lebih awal dari jadwal
Gangguan teknis pada panggilan video akan mengurangi kesempatanmu untuk menciptakan kesan pertama yang kuat.

Minimalkan masalah ini dengan menguji alat video kamu sehari sebelum wawancara, pada hari wawancara pastikan kamu sudah siap setidaknya 15 menit sebelum waktu yang dijadwalkan dan pilih tempat yang tenang serta nyaman.

Ciptakan kesan pertama yang kuat
Dalam beberapa menit pertama wawancara video, kamu tidak bisa menawarkan jabat tangan yang kuat, alternatif terbaik adalah tersenyum dengan percaya diri dan terlihat antusias.

Berada di tempat yang tenang dan bebas dari gangguan adalah suatu keharusan. Dari segi pakaian, kamu harus berpakaian seperti jika akan pergi ke wawancara langsung.

Cobalah untuk mencocokkan gaya berpakaian dengan perusahaan yang akan kamu temui.

Baca juga: Apa yang Harus Kamu Bawa Ke Wawancara Kerja? ini Daftarnya

Bersiaplah untuk obrolan ringan
Jeda waktu yang singkat dalam panggilan video dapat menyulitkan untuk membangun hubungan, jadi, sebagai bagian dari persiapan wawancara, ada baiknya untuk memikirkan beberapa topik yang mungkin muncul.

Sampaikan poin utama sejak awal
Miliki dua atau tiga poin kunci yang ingin kamu sampaikan tentang apa yang bisa kamu tawarkan kepada pewawancara.

Misalnya,

  • ‘Saya siap menghadapi tantangan mengelola tim,’
  • ‘Saya menggabungkan pengalaman kedisiplinan dengan keahlian teknis,’
  • ‘Dalam karier saya, saya telah mengembangkan serangkaian keterampilan transformasi digital yang ekstensif.’

Itu adalah tiga poin kunci yang bisa membuat pewawancara lebih mengingat tentang kamu. Jadi cobalah untuk mengungkapkannya secara alami bahkan dalam beberapa menit pertama.

the authorFeby Ferdian

Tinggalkan Balasan