TopCareerID

Tata Cara Resign yang Sopan dan Profesional

Tata cara mengundurkan diri yang sopan dan profesional.

Ilustrasi. (dok. ekunbiz)

Topcareer.id – Sebenci-bencinya kamu dengan pekerjaanmu dan ingin resign, maka lakukanlah pengunduran diri yang sopan dan profesional. Terlepas dari masa kerjamu baru tiga bulan atau sudah 5 tahun.

Jika memang kamu sudah matang untuk mengundurkan diri, berikut ini saran tentang tata cara resign dari pekerjaanmu dan tips membuat surat resign, melansir laman The Balance Careers.

Pastikan lagi bahwa kamu benar-benar ingin resign

Sebelum mengundurkan diri dengan sopan dan profesional, pastikan pergi adalah keputusan yang tepat untukmu. Mungkin kamu bisa berbicara dengan atasan tentang mengubah tanggung jawab atau jadwalmu? Atau mungkin kamu ingin bertahan lebih lama untuk melihat apakah ada perubahan.

Jika kamu terlalu tidak bahagia, merasa tidak aman di tempat kerja, atau jika keadaan pribadi mengharuskanmu untuk mengundurkan diri, maka tidak perlu menunda untuk mengundurkan diri.

Berikan pemberitahuan dua minggu jika memungkinkan

Memberitahukan dua minggu sebelum mengundurkan diri merupakan hal yang biasa. Hanya karena kamu tidak lama bekerja, bukan berarti aturan ini tidak berlaku lagi.

Jika kamu tidak dapat memberikan pemberitahuan dua minggu karena alasan apa pun, cobalah untuk memberikan pemberitahuan sebanyak mungkin.

Bicaralah dengan atasanmu secara langsung, jika memungkinkan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasanmu mengundurkan diri. Bawalah surat pengunduran diri resmi jika bertemu dengan manajer.

Jika kamu bekerja dari jarak jauh (remote), rencanakan untuk mengirim surat melalui email untuk mengonfirmasi keberangkatanmu.

Baca juga: Takut Nyesel Sama Pekerjaan Baru? Ajukan Pertanyaan Ini Saat Interview

Gunakan Format Surat Bisnis untuk Surat Pengunduran Diri

Surat pengunduran dirimu harus surat profesional, ditulis dalam format surat bisnis. Sertakan informasi kontakmu, tanggal, dan informasi perusahaan di bagian atas. Gunakan salam profesional dan penutup. Pastikan untuk menandatangani surat itu.

Singkat

Jaga agar surat resign-mu tetap singkat. Kamu dapat menjelaskan mengapa kamu mengundurkan diri, tetapi jangan membahas detail yang tidak perlu. Di paragraf pertama, sebutkan tanggal spesifikmu akan mengundurkan diri. Sekali lagi, cobalah untuk memberikan pemberitahuan dua minggu.

Tetap Positif

Jangan katakan sesuatu yang negatif tentang perusahaan dalam suratmu, bahkan jika kamu tidak puas dengan pekerjaan itu. Ingatlah bahwa kamu mungkin perlu meminta surat rekomendasi dari perusahaan.

Kamu bahkan dapat menggunakan surat itu untuk mengungkapkan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepadamu.

Sertakan informasi kontakmu

Berikan beberapa bentuk informasi kontak pribadi sehingga atasan dapat menghubungimu setelah kamu meninggalkan perusahaan. Kamu mungkin memasukkan email pribadi atau nomor ponsel dalam surat itu.

Jika kamu sudah bekerja cukup lama, kamu mungkin menawarkan untuk membantu melatih karyawan baru. Namun, jika pekerjaan itu sangat baru, ini mungkin tidak berlaku.

Exit mobile version