TopCareerID

Bingung Mau Bertahan Atau Resign? Perhatikan Dulu Tandanya

Topcareer.id – Kamu mungkin sejak dulu punya mimpi untuk bisa bertahan lama di satu perusahaan dengan gaji tinggi, lingkungan nyaman, dan perkembangan karier yang menjamin. Resign tentu kala itu tak ada dalam bayangan kamu.

Tentunya, itu semua tidaklah mudah untuk kamu capai, pasti banyak tantangan berat dalam perjalanan kariermu.

Ketika loyalitas mendorong untuk tetap bertahan, biasanya banyak godaan untuk resign dengan iming-iming gaji lebih tinggi.

Mengutip The Ladders, jika kamu merasa galau untuk bertahan atau resign, kamu tidak sendirian.

Ada tanda-tanda yang bisa kamu perhatikan sebagai pedomanmu untuk mengambil keputusan.

Tanda kamu harus pindah kerja

Tidak ada pengembangan karier
Jika perusahaan tempat kamu bekerja tidak lagi melakukan apa pun untuk mengembangkan, melatih, atau mempromosikan dirimu, ini merupakan tanda bagi kamu untuk pergi.

Tidak adanya pengembangan karier bisa membuatmu frustrasi, dan itu menunjukkan perusahaan tidak berinvestasi pada karyawannya.

Terlalu nyaman hingga bosan
Ketika kamu merasa bosan untuk mengerjakan semua hal di kantor dan tidak pernah ada lagi hal baru, ini bisa membuatmu tidak berkembang.

Tentu ini menjadi salah satu tanda bahwa sudah saatnya untuk pergi.

Jangan biarkan dirimu terjebak dalam zona nyaman, beri dirimu kesempatan untuk menemukan sesuatu yang baru dan membuatmu berkembang.

Turnover tinggi
Jika kamu memiliki bos yang baik, work life balance kamu akan terpenuhi dan kamu tidak masalah untuk stay.

Tetapi, jika tempat kerja kamu tidak nyaman, manajemen kurang baik, dan kamu perhatikan satu persatu rekan kerja pergi, masalahnya kemungkinan besar bersifat sistemik.

Ini bisa jadi sinyal untuk kamu agar sebaiknya kamu segera menemukan tempat kerja yang baru.

Baca juga: Kapan Waktunya Kamu Harus Resign? Ini Jawabannya

Tanda kamu harus bertahan

Bekerja kurang dari 1 tahun
Katakanlah kamu masuk di perusahaan yang ternyata kamu tidak cocok, lakukan saja dulu sebaik mungkin dan bertahan hingga satu tahun.

Terburu-buru meninggalkan pada masa 6-9 bulan kerja bisa membuat citramu kurang baik dan menjadi tanda tanya besar bagi perekrut kamu berikutnya.

Menetaplah hingga sekitar 12-18 bulan. Jika setelahnya kamu ingin pergi, tunjukkan stabilitas dan dedikasimu di sana.

Ini akan membuatmu memiliki catatan kerja yang baik dan kamu bisa membawanya untuk melamar pekerjaan baru.

Perubahan kepemimpinan
Ketika kamu melihat banyak atasanmu satu persatu resign, coba dulu bertahan. Bisa jadi ini akan membawa perubahan positif untuk kamu.

Pemimpin yang telah pergi akan meninggalkan posisi kosong di perusahaan, jika kamu merasa sudah cukup berpengalaman, kamu bisa mencoba menawarkan diri untuk mengisi posisi tersebut.

Jadi, sebaiknya perhatikan apa yang terjadi dan cari tahu sisi positifnya untukmu.

Exit mobile version