Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Rabu, Februari 8, 2023
redaksi@topcareer.id
Tren

GoTo Melambung pada Debutnya di Pasar Saham

GoTo, merger Gojek dan Tokopedia.GoTo, merger Gojek dan Tokopedia.

Topcareer.id – Pada Senin (11/4/2022), GoTo debut pasar sahamnya berhasil melonjak 23 persen. Perusahaan teknologi terbesar di Indonesia ini mengumpulkan USD1,1 miliar dalam IPO yang diawasi ketat, memicu ekspektasi lebih banyak penawaran dari sektor di ekonomi terbesar di Asia Tenggara itu.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dibentuk oleh penggabungan tahun lalu antara perusahaan ride-hailing-to-payments Gojek dan pemimpin e-commerce Tokopedia.

“Tidak ada waktu yang tepat untuk IPO ini, tetapi fokus kami adalah di Indonesia, dengan audiens investor lokal,” kata CEO GoTo Andre Soelistyo, kepada wartawan.

Daftar yang kuat adalah dorongan terutama bagi raksasa teknologi yang mendukung GoTo, termasuk Vision Fund 1 SoftBank Group dan Alibaba Group Holding, yang telah terpukul oleh kekalahan pasar global sejak akhir 2021.

Ini juga menegaskan daya tarik pasar digital senilai USD70 miliar di Indonesia, di mana rekor pendanaan ventura menciptakan gelombang startup.

“IPO GoTo adalah momen penting bagi Indonesia,” kata Joel Shen, kepala teknologi Asia di firma hukum global Withers. “Dengan jutaan pengguna, pengemudi, dan merchant, tidak ada perusahaan yang lebih terhubung dengan ekonomi digital Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Begini Lho, Budaya Kerja Di Perusahaan Kosmetik Ternama L’Oréal

Saham GoTo naik menjadi 416 rupiah (USD0,0290) menit setelah perdagangan dimulai. Itu harga IPO pada 338 rupiah per saham, high end dari kisaran indikatif.

Saham yang dijual hanya kepada investor di Indonesia, tidak seperti kebanyakan penawaran lainnya, kemudian diperdagangkan pada 400 rupiah.

Ini menjadi perusahaan terdaftar ketiga paling berharga di Indonesia dengan USD33 miliar, setelah Bank Central Asia dan Bank Rakyat Indonesia, dan tepat di atas nilai Telkom Indonesia senilai USD31,6 miliar.

“Saya berharap IPO GoTo dapat memotivasi generasi muda kita untuk memberikan energi baru bagi kemajuan ekonomi Indonesia,” kata Presiden RI Joko Widodo dalam pesan video pada upacara pencatatan.

GoTo memperluas basis investornya dengan mengalokasikan saham ke 600.000 pengemudi dan mengatakan rekor 300.000 investor berpartisipasi dalam IPO.

Startup Indonesia lainnya yang mengincar IPO lokal termasuk perusahaan crypto yang didukung Binance TokoCrypto dan perusahaan perjalanan pemesanan online Tiket.com, sumber mengatakan kepada Reuters.

Tinggalkan Balasan