Find Us on Facebook

Instagram Gallery

Configuration error or no pictures...

SKILLS.ID

Subscribe to Our Channel

Thursday, April 18, 2024
redaksi@topcareer.id
Lifestyle

Air Liur Manusia Mengandung Painkiller 6x Lebih Kuat Daripada Morfin

Topcreer.id – Air liur dari manusia ternyata mampu menghasilkan obat penghilang rasa sakit alami atau painkiller hingga enam kali lebih kuat daripada morfin, kata para peneliti.

Substansi yang dijuluki opiorphin, dapat menelurkan generasi baru obat penghilang rasa sakit alami yang menghilangkan rasa sakit tanpa efek samping adiktif dan psikologis dari obat tradisional.

Peneliti telah menguji coba dengan menyuntikkan bahan kimia pemicu rasa sakit ke kaki tikus.

Kemudian memberikannya 1 miligram opiorphin per kilogram berat badan pada tikus.

Para ilmuwan mencatat opiorphin mampu mencapai efek penghilang rasa sakit yang sama dengan 3 miligram morfin.

Zat itu sangat berhasil memblokir rasa sakit sehingga, dalam tes yang meletakkan tikus di atas platform berjarum tikus tersebut tidak menyadari rasa sakit karena berdiri di ujung jarum.

Anti depresan
“Efek penekan rasa sakitnya seperti morfin,” kata Catherine Rougeot di Institut Pasteur di Paris, Prancis, yang memimpin penelitian.

“Tapi kita harus menguji efek sampingnya karena ini bukan obat penghilang rasa sakit murni,” katanya. “Ini juga bisa menjadi molekul anti-depresi.”

Rougeot dan rekan menemukan bahwa opiorphin bekerja di sel-sel saraf tulang belakang dengan menghentikan penghancuran biasa opiat pembunuh rasa sakit alami di sana, yang disebut enkephalins.

Opiorphin adalah molekul yang sangat sederhana sehingga memungkinkan untuk mensintesisnya dan memproduksi dalam jumlah besar tanpa harus mengisolasinya dari air liur.

Baca juga: Studi: Orang Introvert Hasilkan Air Liur Lebih Banyak daripada Ekstrovert

Sebagai alternatif, dimungkinkan untuk menemukan obat yang memicu tubuh pasien untuk memproduksi lebih banyak molekul itu sendiri.

Opiorphin bekerja dengan mencegah pemecahan bahan kimia kecil yang disebut enkephalins.

Bahan kimia ini merangsang reseptor opiat tubuh, yang memblokir sinyal rasa sakit.

Aplikasi opiorphin secara bebas membuat sistem penghambat rasa sakit tubuh tetap berjalan.**(Feb)

the authorRino Prasetyo

Leave a Reply