TopCareerID

Jangan Bingung, Ini 10 Cara Milih Kampus yang Tepat (Bagian 1)

Ilustrasi program MSIB 2024 angkatan keenam - kampus- college.

Ilustrasi program MSIB 2024 angkatan keenam - kampus- college. (dok. Pinterest)

Topcareer.id – Menentukan kampus atau universitas untuk studi jangan sembarang pilih. Pemilihan kampus malah bukan sekadar tempat studi, tapi juga menyangkut berbagai aspek kehidupan calon mahasiswa kelak.

Apalagi setelah kamu ditolak di universitas idaman, pilihan selanjutnya tentu menjadi lebih berat, ditambah tekanan dari keluarga untuk memilih sekolah tertentu. Berikut ini 10 langkah untuk membantumu memilih kampus demi keputusan terbaik.

1. Kembangkan shortlist milikmu

Banyak pertimbangan yang harus dilakukan untuk mengembangkan shortlist sekolah yang ingin kamu hadiri.

Brennan Barnard dan Rick Clark, penulis “The Truth About College Admission: A Family Guide to Getting In and Staying Together,” mendesak siswa untuk memikirkan lokasi, ukuran pendaftaran, jurusan dan program, orang-orang di kampus, peluang di luar kelas , biaya, dan selektivitas saat menyusun daftar.

2. Beri peringkat prioritas

Luangkan waktu untuk membuat peringkatmu sendiri, mempertimbangkan pro dan kontra dari sekolah tertentu.

Pertimbangkan kebutuhan pribadi dan pendidikanmu di mana kamu akan menghabiskan empat tahun ke depan atau lebih, kata Richard Tench, konselor sekolah di Saint Albans High School di West Virginia dan ketua dewan direktur American School Counselor Association.

“Penting bagi siswa untuk selaras dengan apa yang mereka cari untuk masa depan mereka karena jika mereka tidak memiliki dasar itu, sulit untuk benar-benar mencari perguruan tinggi.”

Baca juga: 10 Ide Cover Foto Di LinkedIn (Bagian 1)

3. Jangan menunda

Tenggat waktu bervariasi tergantung pada institusi, maka dari itu cermati kapan waktu jatuh tempo pendaftaran hingga proses aplikasi mahasiswa di universitas incaranmu. Para ahli menyarankan untuk memulai proses aplikasi pada awal tahun senior di sekolah menengah. Rencanakan banyak waktu untuk kunjungan perguruan tinggi, mengikuti tes standar, menulis esai dan meminta surat rekomendasi.

4. Kunjungi kembali kampus

Meskipun Anda seharusnya sudah merasakan kehidupan kampus selama tur perguruan tinggi di awal, lakukan perjalanan lain ke setiap sekolah dan buat daftar 10 hingga 15 pertanyaan terperinci, kata Bob Roth, penulis beberapa buku tentang kesuksesan kuliah.

Ketahui apa yang harus ditanyakan pada kunjungan kampus, dan jangan pergi dengan pertanyaan yang belum terjawab. Bertemu dengan mahasiswa adalah cara lain untuk mengukur budaya kampus, karena mereka dapat memberikan wawasan tentang kegiatan sosial dan pengalaman kelas untuk jurusan tertentu.

5. Antisipasi label harga awal

Biaya kuliah bervariasi menurut perguruan tinggi. Data U.S. News untuk tahun ajaran 2021-2022 menunjukkan bahwa perguruan tinggi negeri dalam negeri yang berperingkat cenderung memiliki harga stiker terendah dengan rata-rata USD10.338, dibandingkan dengan USD38.185 di sekolah swasta.

Tapi perhatikan frase kunci “harga stiker.” Sementara perguruan tinggi swasta cenderung datang dengan label harga yang lebih tinggi, mungkin juga ada lebih banyak bantuan institusional, yang berarti siswa dan keluarga mereka mungkin tidak membayar biaya kuliah penuh.

Exit mobile version